Airlangga Ajak Dunia Usaha Manfaatkan Murahnya Barang Modal untuk Ekspansi

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak pelaku usaha memanfaatkan kondisi ekonomi global saat ini untuk memperluas investasi. Menurut dia, harga barang modal (capital goods) yang kini relatif lebih murah menjadi peluang bagi dunia usaha untuk melakukan ekspansi.

"Dalam situasi seperti ini biasanya capital goods menjadi sangat kompetitif atau relatif murah. Jadi, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Bagi perusahaan yang ingin melakukan ekspansi, ini waktu yang sangat tepat," ujar Airlangga dalam acara Economic Update CNBC Indonesia, Senin (29/6/2026).

Baca Juga
  • Airlangga: Catatan MSCI Jadi Pengingat Reformasi Pasar Modal
  • BI rate hike aims at maintaining economic stability: Airlangga
  • Airlangga: Ekspor Listrik Bersih ke Singapura Belum Dimulai Tahun Ini

Airlangga mengatakan fundamental perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan dengan sejumlah proyeksi lembaga internasional dan tetap berada di atas rata-rata negara ASEAN.

Ia menyebut inflasi masih terkendali di kisaran 3 persen. Selain itu, permintaan domestik juga tetap kuat yang tercermin dari indeks keyakinan konsumen yang bertahan di atas level 120. Neraca perdagangan masih mencatat surplus sebesar 0,09 miliar dolar AS pada April 2026, sementara indeks manufaktur S&P Global PMI tetap berada di level 50 dan cadangan devisa mencapai 144,9 miliar dolar AS.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Kita juga menjaga inflasi. Inflasi kita pada bulan Mei sekitar 3 persen. Kemudian kita juga bisa menjaga domestic demand, di mana indeks keyakinan konsumen masih di atas 100 bahkan 120," kata Airlangga.

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II 2026, pemerintah telah meluncurkan paket stimulus senilai Rp 26,34 triliun. Stimulus tersebut meliputi bantuan beras bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat selama tiga bulan, bantuan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kedelai bagi pelaku usaha tahu dan tempe, diskon transportasi udara, kereta api, dan kapal laut kelas ekonomi, serta berbagai insentif selama libur sekolah dan Natal-Tahun Baru.

Pemerintah juga akan memulai program magang nasional pada Juli 2026. Selain memberikan pengalaman kerja bagi lulusan baru, pemerintah menyiapkan program vokasi dan reskilling bagi sekitar 220 ribu lulusan SMK untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja dan memperluas akses ke pasar kerja, termasuk di luar negeri.

Di bidang perdagangan internasional, pemerintah terus memperkuat diplomasi ekonomi. Salah satunya melalui penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang ditargetkan dapat diratifikasi tahun ini. Perjanjian tersebut berpotensi membuat sekitar 90 persen produk Indonesia memperoleh tarif masuk nol persen ke pasar Uni Eropa.

Selain itu, Indonesia juga terus melanjutkan proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) untuk memperluas akses pasar ekspor dan meningkatkan daya saing nasional.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamentan: Pembangunan Irigasi Tak Boleh Terhambat Birokrasi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintahan Prabowo Bakal Tambah PLBN, Fokus Pembangunan di Papua dan Kalimantan
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Ini Pengakuan Sopir Truk yang Tabrak Sejumlah Pengendara di Bekasi
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus, Purbaya Bakal Periksa Ulang Aturan
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Aggota DPRD TTU Veronika Lake Buka Suara Usai Terseret Kematian Dokter Icha
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.