Presiden Korea Selatan Ngamuk Timnasnya Gagal Total di Piala Dunia 2026: Tercium Aroma Skandal Orang Dalam Federasi

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com – Kegagalan tragis Timnas Korea Selatan melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 berbuntut panjang dan melahirkan prahara besar.

Bukan hanya memicu gelombang kemarahan suporter, hasil jeblok Taeguk Warriors kini resmi menyeret ranah politik setelah Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung secara terbuka meluapkan kekecewaan mendalamnya.

Tak main-main, Presiden Lee bahkan langsung menginstruksikan pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengusut bobroknya penyebab kegagalan tim nasional.

Pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Amanda Perobelli

Sasaran tembak utama sang kepala negara mengarah langsung pada proses penunjukan pelatih Hong Myung-bo yang sejak awal dinilai penuh kontroversi.

Pernyataan super keras itu dilemparkan Presiden Lee melalui akun media sosial X miliknya pada Minggu waktu setempat, hanya berselang beberapa jam setelah nasib tragis Korea Selatan dipastikan masuk kotak.

"Saya tidak hanya terkejut dengan hasil yang tak terduga ini, saya benar-benar bingung," tulis Lee.

Sang presiden menilai hancurnya prestasi tim nasional bukan semata-mata apes di atas lapangan, melainkan cerminan dari buruknya proses pengambilan keputusan di dalam organisasi federasi sepak bola mereka.

"Sekali lagi, telah terbukti bahwa keputusan personel adalah segalanya. Ketika 'kita versus mereka' diprioritaskan di atas kompetensi, dan orang yang tidak kompeten dipilih sebagai pemimpin, hasilnya sudah sangat jelas," semprotnya.

Kritik terbuka seorang kepala negara ini langsung mengguncang publik karena menargetkan langsung jajaran elite federasi dan tim pelatih.

Sejatinya, Korea Selatan datang ke Amerika Serikat dengan ekspektasi melambung tinggi.

Banyak pengamat memprediksi Son Heung-min cs bakal melenggang mulus dari Grup A yang di atas kertas relatif lebih ringan.

Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Usai mengawali turnamen dengan kemenangan menjanjikan 2-1 atas Republik Ceko, performa Korea Selatan mendadak ambyar.

Dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan membuat mereka menyudahi fase grup dengan koleksi 3 poin saja dan minus satu selisih gol.

Nahasnya, harapan terakhir Korsel untuk lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik resmi dibunuh oleh Republik Demokratik Kongo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aljazair-Austria Seri, Sebuah Konspirasi untuk Menyingkirkan Iran dari Piala Dunia?
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
IHSG Diramal Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham CUAN, JSMR, hingga ISAT
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Keluarga Dokter Icha Tuding Oknum Anggota DPRD Pelaku Intimidasi dalam Pengaruh Miras
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamenkeu Juda: Pemerintah Kembalikan Dana Rp281 Triliun ke Himbara untuk Jaga Likuiditas
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus, Purbaya Bakal Periksa Ulang Aturan
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.