JAKARTA, DISWAY.ID -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah rampung melakukan penataan Jalan H.R. Rasuna Said di Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun secara langsung telah meresmikan Jalan H.R. Rasuna Said yang digadang-gadang sebagai ikon baru Ibu Kota pada Minggu, 22 Juni 2026.
Penataan dimulai dengan membongkar 109 tiang monorel yang sudah lebih dari dua dekade mangkrak di Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur, dimulai pada 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Mau Kuliah S2 dan S3 Gratis ke Luar Negeri? Ini Syarat LPDP Jakarta dari Pramono Anung
Setelah pembongkaran rampung, pengerjaan dilanjutkan dengan menata Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur sepanjang 3,8 kilometer (Km).
Penataan mencakup pelebaran jalur pedestrian menjadi empat hingga tujuh meter secara konsisten. Sebelumnya, lebar trotoar di sejumlah titik hanya sekitar empat meter.
Selain memperluas ruang bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas, dimensi saluran air di bawah trotoar juga diperbesar dari rata-rata 80 sentimeter menjadi 120 sentimeter.
Secara keseluruhan, Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sekitar Rp102 miliar dari APBD 2026 untuk penataan kawasan tersebut.
BACA JUGA:Pramono Kecam Kasus Penyekapan 3 Karyawan Percetakan di Senen: Tindak Tegas Pelaku!
Anggaran itu digunakan untuk perbaikan badan jalan, normalisasi saluran air, pelebaran trotoar, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) modern, penataan taman, serta pemindahan kabel udara ke bawah tanah.
Seluruh proyek penataan kawasan Rasuna Said kini telah rampung dan telah diresmikan oleh Pramono pada 22 Juni 2026, bebarengan dengan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Pramono bercerita, saat dirinya menggagas pembongkaran tiang monorel, semua pihak memandang pesimis.
"Ketika awal-awal saya berkonsultasi dengan Pak Kajati, orang selalu melihat dalam sisi yang berbeda-beda. Nanti begini, nanti begitu, nanti begini, nanti begini," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.
BACA JUGA:Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan di Jakarta: 4 Juta Orang Bodetabek Datang dan Pergi Tiap Hari
Namun Pramono tetap maju untuk membereskan persoalan yang tidak dapat dirampungkan oleh gubernur sebelumnya.
- 1
- 2
- »





