Pertamina: Antrean Biosolar di SPBU Jatim Mulai Terurai Pada Senin, Stok BBM Dipastikan Aman

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Timur (Jatim), khususnya yang mengantre BBM jenis biosolar, mulai terurai pada, Senin (29/6/2026).

Ahad Rahedi Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mengatakan, antrean di beberapa titik mulai Surabaya Raya (Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik), Mojokerto dan sejumlah wilayah lainnya yang sebelumnya dilaporkan pendengar Radio Suara Surabaya sudah berangsur kondusif.

Ia mengatakan, pemulihan itu didukung percepatan pengiriman BBM ke SPBU, sekaligus situasi lalu lintas pada akhir pekan yang relatif lebih lenggang sehingga distribusi lancar.

“Dari pantauan kami di lapangan juga, Alhamdulillah per hari ini (Senin) antrean juga sudah landai dan terurai terutama di sentra-sentra yang kemarin dilaporkan via Radio Suara Surabaya oleh para pendengar gitu ya. Karena memang percepatan-percepatan untuk pemulihan ketersediaan stok pengiriman kami lakukan dan kebetulan juga Alhamdulillah kemarin juga di Sabtu dan Minggu, di mana situasi jalanan lebih lengang dibanding biasanya, antrean kendaraan logistik juga tidak sebanyak hari-hari kerja gitu ya,” ujarnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin siang.

Ahad menjelaskan, Pertamina melakukan percepatan pemulihan stok di sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami peningkatan permintaan. Menurutnya, pada Senin ini distribusi BBM sudah kembali normal dan seluruh produk BBM tetap tersedia.

“Di hari ini Senin bisa kita sampaikan bahwa secara distribusi normal, ketersediaan BBM semua produk tetap tersedia. ya,” tambahnya.

Pertamina juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM. Meski antrean mulai terurai, pemantauan tetap dilakukan di masing-masing SPBU untuk mengantisipasi lonjakan permintaan susulan.

Ahad menyebut Pertamina saat ini mulai menyisir wilayah penyangga Kota Surabaya seperti Sidoarjo, Jombang, dan Mojokerto. Langkah serupa juga dilakukan di jalur Pantura, ruas Tol Trans Jawa, hingga jalur selatan yang banyak dilintasi kendaraan logistik berat.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dan antrean-antrean yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan, pengguna lalu lintas lainnya sudah bisa terurai. Tapi kami terus monitor dalam hal ini kita terus melakukan pemantauan stok di masing-masing SPBU jika terjadi lonjakan permintaan lagi,” kata Ahad.

Sementara terkait laporan antrean di Bojonegoro, Ahad mengatakan wilayah tersebut juga masuk dalam pantauan Pertamina. Menurutnya, peningkatan permintaan bisa bergeser secara bertahap mengikuti pergerakan kendaraan logistik dari dan menuju Surabaya.

“Ya, itu bagian yang kami sisir terus. Jadi memang peningkatan ini kan mungkin akan bertahap baru geser  seperti gelombang gitu ya, dari Surabaya yang sudah dipenuhi kemudian bergeser ke wilayah-wilayah yang tujuan destinasi pengiriman logistiknya. Mungkin di Bojonegoro itu pertengahan perjalanan atau begitu ingin kembali ke Surabaya,” katanya.

“Jadi nanti kita secara bertahap kita sisir semua wilayah Jawa Timur khususnya yang berangkat dari Surabaya dan jalur kembalinya nanti ke Surabaya,” tambahnya.

Untuk wilayah Surabaya Raya, Ahad menjelaskan pasokan BBM dikirim dari terminal utama Pertamina di kawasan Tanjung Perak. Dalam kondisi normal, SPBU mendapat suplai secara reguler setiap hari.

Pengisian ke SPBU biasanya dilakukan mulai dini hari sampai pagi, sehingga stok sudah tersedia saat masyarakat mulai beraktivitas pada pagi hari.

“Tapi dalam kondisi rutin normal SPBU disuplai secara regular perharinya. Jadi biasanya kami pukul 00.00 dini hari WIB sampai kemudian jam 06.00 pagi WIB Itu sudah terisi penuh dan saya melayani masyarakat,” kata Ahad.

Meski demikian, ia mengakui distribusi sempat terkendala ketika antrean kendaraan logistik berat mengular sampai badan jalan. Kondisi tersebut turut menghambat mobil tangki Pertamina yang hendak mengirim pasokan ke SPBU.

“Memang situasinya pada saat kemarin ada antrean kendaraan logistik berat yang besar yang kemudian mengular sampai ke badan jalan juga mempengaruhi traffic kan. Pengiriman dari terminal kami menggunakan motor tangki, juga bagian dari kendala karena ada kemacetan yang dampak dari antrean-antrean yang mengular sampai keluar SPBU,” jelasnya.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satlantas di masing-masing wilayah untuk mengatur antrean di SPBU, khususnya yang menjadi titik pengisian kendaraan logistik berat.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan melalui CCTV SPBU dan pengerahan marshal untuk mengatur kendaraan yang mengantre agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

“Terutama titik-titik SPBU menjadi sentra pengisian kendaraan logistik berat. Kami berkoordinasi dengan Dishub dan juga Satlantas di masing-masing wilayah. Supaya tadi kenyamanan masyarakat lain yang memang juga pengguna jalan di waktu yang bersamaan bisa tidak terganggu dan tetap nyaman,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Ahad juga mengimbau bagi masyarakat yang menemukan kendala stok BBM atau antrean di SPBU supaya melapor ke Pertamina melalui Instagram @pertamina135, Pertamina Call Center 135, maupun melalui Radio Suara Surabaya.

“Kami terbuka untuk informasi dan layanan masyarakat dari message pun bisa eh di Instagram @pertamina135 maupun eh call center kita di Pertamina call center 135 ataupun bisa di lewat suara Surabaya langsung kita eh tindak lanjuti,” ujarnya.

Adapun berdasarkan data laporan stok dan pengiriman biosolar pada sejumlah SPBU di Jarim, Senin (29/6/2026) pukul 09.00 WIB, berikut kondisi stok di beberapa titik:

Surabaya

  1. SPBU 54601112 Margomulyo
  1. SPBU 54601117 Ngaglik
  1. SPBU 5460196 Arjuna
  1. SPBU 5460183 Demak
  1. SPBU 5460239 Manyar

Sidoarjo

  1. SPBU 5461263 Juanda
  1. SPBU 5461226 Balongbendo
  1. SPBU 5461255 Tropodo

Pasuruan

  1. SPBU 5467110 Bangil

Mojokerto

  1. SPBU 5461301 Kota Mojokerto

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Brimob Polda Metro Jaya Raih Juara Nasional di Kejuaraan Perbakin 2026
• 7 jam laludetik.com
thumb
Alasan Pelaku Sekap Tiga Karyawan Percetakan: Tuduh Korban Curi Pelat Besi Rp230 Juta
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Istana Bilang Prabowo Ajak Guru Besar hingga Akademisi Tuntaskan Persoalan Bangsa
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Pangkas Bunga Pinjaman Mekaar Jadi 8%, Ini Jadwal dan Syaratnya
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Persib Resmi Umumkan Pemain Asing Pertama dari Prancis, Mariano Peralta Menyusul?
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.