Syahravi Laporkan Balik Fariz RM Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penyanyi Syahravi melaporkan balik musisi senior Fariz RM ke Polda Metro Jaya tertanggal 23 Juni 2026 dengan nomor STTLP/B/4633/VI/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Laporan ini atas dugaan pencemaran nama baik menyusul pernyataan Fariz RM di publik usai melaporkan Syahravi.

Syahravi merasa dirugikan karena namanya dicatut secara lengkap dalam pemberitaan terkait dugaan pelanggaran hak cipta aransemen lagu Di Antara Kata.

"Klien kami sangat keberatan karena perbuatan itu tidak benar. Kami sudah membuat laporan di Polda Metro Jaya. Pasal yang kami sangkakan adalah Pasal 310 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pencemaran Nama Baik dan/atau Pasal 434 KUHP," kata kuasa hukum Syahravi, Elza Syarief, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/6).

Elza mengatakan, tindakan Fariz RM yang menyebut nama lengkap Syahravi tanpa inisial dan menuduhnya tidak memiliki etika telah merusak citra positif yang dibangun kliennya selama satu dekade.

"Klien kami telah berjuang 11 tahun untuk membangun branding diri yang positif. Berita itu sangat menjatuhkan harkat martabat dan kepercayaan publik. Ini adalah langkah hukum tegas karena upaya komunikasi kami sebelumnya melalui somasi tidak ditanggapi dengan baik oleh pihak RM," tutur Elza.

Dalam uraian laporannya, Syahravi menegaskan bahwa dirinya memiliki kontrak kerja resmi dengan produser berinisial SN untuk proyek album tribute 45 tahun karier Fariz RM.

Syahravi juga mengeklaim memiliki bukti kuat bahwa Fariz RM sebelumnya telah menyetujui dan memuji hasil karyanya, bahkan menandatangani cover album sebagai bentuk restu.

"Di laporan tersebut kami lampirkan bahwa RM melihat hasil aransemen dan reaksinya sangat senang. Namun belakangan, pemberitaannya justru sangat berbeda dengan fakta. Kami merasa ini sudah masuk ke ranah pencemaran nama baik karena menuduh tanpa dasar yang benar," ucap Elza.

Syahravi mengungkap, tuduhan Fariz RM yang menyebutnya mengabaikan somasi adalah sebuah kebohongan. Selama setahun terakhir, ia mengaku selalu bersikap kooperatif.

"Tuduhan bahwa somasi tiga kali tidak dibalas itu tidak benar. Saya setiap kali disomasi selalu jawab, setiap dipanggil saya datang. Saya bahkan sempat mengunjungi Mas Fariz saat beliau sedang ada masalah hukum sebelumnya sebagai bentuk silaturahmi. Saat itu hubungan kami masih sangat baik," ucap Syahravi.

Syahravi mengaku terdampak atas laporan dan statement yang dibuat Fariz RM. Meskipun jadwal manggung masih berjalan, banyak rekan kerja dan pelaku industri musik yang mempertanyakan integritasnya akibat pemberitaan miring tersebut.

"Banyak rekan kerja dan pelaku industri mempertanyakan ini ada apa. Saya harus menjelaskan secara detail satu per satu. Kerugian terbesar bagi saya adalah rusaknya etiket dan niatan baik saya di mata publik yang selama ini saya jaga," keluh Syahravi.

Melalui laporan balik, Syahravi berharap nama baiknya dapat dipulihkan. Elza menegaskan Fariz seharusnya fokus menyelesaikan masalah dengan pihak label atau produser, bukan menyerang Syahravi.

"Jangan salah alamat. Kalau ada masalah dengan SN, selesaikan dengan SN. Tolong bantu klarifikasi nama baik klien saya. Kami akan mengikuti proses hukum yang berjalan untuk memperjuangkan hak dan kehormatan Syahravi," tutup Elza.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jazz Gunung 2026: Harmoni Musik, Alam, dan Promo Tiket Diskon 40% BRImo
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Gajah Indro Mati di Taman Nasional Tesso Nilo
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Rumor Transfer Barca Memanas, Oyarzabal Tegaskan Setia di Sociedad
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Boom Spending dan Pinjol Makin Mengkhawatirkan, Gen Z Diminta Waspada Sebelum Terjebak Utang Konsumtif
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kecelakaan Truk di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan Kamera CCTV 
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.