Pemerintah Buka 150.000 Lowongan Magang, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli meninjau secara langsung pelaksanaan Program Magang Nasional batch 1 di PT Denso Indonesia di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat pagi, (7/11/2025). (Instagram/sekretariat.kabinet)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluncurkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026 di Jakarta, Senin (29/6/2026). Pada angkatan II ini, pemerintah meningkatkan kuota peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang sebagai upaya memperluas kesempatan lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja sekaligus mempercepat transisi mereka ke dunia kerja.

Adapun pendaftaran mitra penyelenggara dan pengajuan lowongan melalui platform SIAPKerja dibuka mulai 29 Juni hingga 15 Juli 2026. Adapun pendaftaran peserta berlangsung pada 15-28 Juli 2026, proses seleksi dilaksanakan pada 29 Juli-5 Agustus 2026, dan peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan mulai mengikuti pemagangan pada 10 Agustus 2026. Kick Off MagangHub Angkatan II Batch I akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026.

Baca: Seskab Teddy Luncurkan 150.000 Lowongan Magang 2026 Gaji Setara UMP

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan peningkatan kuota tersebut merupakan tindak lanjut atas evaluasi pelaksanaan angkatan pertama yang menunjukkan hasil positif dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. Karena itu, pemerintah terus menyempurnakan penyelenggaraan program agar manfaatnya semakin luas dan semakin mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.


"Ini tentu menjadi kabar baik bagi adik-adik kita yan g baru lulus dari perguruan tinggi. Penambahan kuota ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja," kata Yassierli.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau pelaksanaan program pemagangan nasional di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, Gunung Puteri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026). (Dok. Kemnaker) Foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat meninjau pelaksanaan program pemagangan nasional di PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk, Gunung Puteri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026). (Dok. Kemnaker)

Selain meningkatkan jumlah peserta, pemerintah juga memperkuat kualitas penyelenggaraan program. Perusahaan, kementerian, dan lembaga terlebih dahulu menyampaikan kebutuhan posisi magang yang tersedia. Selanjutnya, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan verifikasi untuk memastikan posisi tersebut sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan calon peserta.

Yassierli menambahkan, proses seleksi mitra penyelenggara juga dilakukan secara ketat agar peserta memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri serta memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan karier setelah menyelesaikan masa magang.

Selain memperoleh pengalaman kerja, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan Program Pemagangan Nasional (Maga ngHub) juga akan mendapatkan fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat daya saing lulusan karena memiliki pengakuan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program ini. Pemagangan merupakan salah satu program prioritas yang mendapat arahan langsung dari Presiden. Karena itu, kami terus melakukan penyempurnaan agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah terus memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi ke dunia kerja melalui program yang semakin inklusif.

Baca: Seskab Teddy: 30% Peserta Magang Nasional Langsung Jadi Pekerja Tetap!

Menurut Teddy, pelaksanaan MagangHub Angkatan II tidak hanya terbuka bagi lulusan baru jenjang sarjana, tetapi juga bagi lulusan pendidikan profesi serta penyandang disabilitas. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses terhadap kesempatan kerja yang setara.

"Pemerintah ingin memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, program ini tidak hanya memperkuat keterampilan dan pengalaman kerja, tetapi juga membuka akses yang lebih inklusif agar semakin banyak anak muda memperoleh peluang kerja yang layak," ujar Teddy.


(wur/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Siap-siap! Pemerintah Akan Buka Kembali Program Magang 6 Bulan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merchandise 5 Abad Jakarta Jadi Simbol Kebanggaan Sambut Perjalanan Kota
• 10 jam laludetik.com
thumb
Ian Wright Prediksi Inggris Mentok di Semifinal Piala Dunia 2026 Jika Bertemu Argentina
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kuasa Hukum Ruben Onsu Minta KPAI Fokus Periksa Dugaan Eksploitasi Anak, Sarankan Periksa Sarwendah Terlebih Dulu
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Balita Tewas di Proyek, Pramono Anung Buka Suara
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
AS dan Iran Hentikan Serangan, tapi Belum Capai Kesepakatan
• 39 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.