Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Besar Kelantan Datuk Mohamed Fadzli bin Hassan apresiasi kunjungan wisatawan Indonesia ke Kelantan. Bahkan kata dia, kunjungan masyarakat Indonesia ke Kelantan bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan kesempatan untuk saling mengenal dan mempererat hubungan antarsaudara sebangsa serumpun.
"Kami berharap masyarakat Indonesia datang mengunjungi saudara-saudaranya di Kelantan. Banyak hal yang dapat kita saling kenali, karena kita bisa berbagi budaya," kata Fadzli menutup acara program famtrip Jakara ke Kelantan di hadapan delegasi Indonesia, pada Jumat (30/6/2026).
Lanjutnya menjelaskan, bahwa Malaysia dan Indonesia bukanlah dua bangsa yang asing, tetapi bangsa yang serupun. Keduanya, dipersatukan oleh akar budaya, bahasa, dan tradisi yang serumpun.
"Oleh sebab itu, dengan semangat persaudaraan, bisa mengiringi perjalanan untuk menyusuri Kelantan, sebuah negeri yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, kuliner, dan tradisi yang terus hidup dari generasi ke generasi," ucapnya.
Bahkan ia menyampaikan terima kasih kepada maskapai AirAsia, yang telah memiliki ide untuk menjembatani wisatawan Indonesia ke Kelantan.
"Sehingga, para influencer yang hadir bisa mempengaruhi wisatawan Indonesia bisa berkunjung ke Kelantan, untuk mengenal budaya dan kuliner serta destinasi wisata Kelantan," ucapnya.
Selain itu, kata dia, program Famtrip Jakara ke Kelantan, dapat membawa manfaat bagi Kerajaan Kelantan dan bangsa Indonesia.
"Karena dengan program ini, bisa mengenalkan Kelantan ke bangsa Indonesia, bahwa Kelantan merupakan negeri yang kaya dengan warisan budaya, keunikan tradisi, dan keindahan alamnya" ucapnya.
Kemudian kata dia, Alla SWT berfirman dalam surat Al Hujurat ayat 13.
"Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ūbaw wa qabā'ila li ta'ārafū, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innalla 'alīmun khabīr(un)."
"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti."




