Menko Airlangga: penguatan kerja sama RI-Rusia jadi prioritas

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penguatan kerja sama bilateral menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas kemitraan strategis, termasuk dengan Rusia.

"Penguatan kerja sama bilateral menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperluas kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan berbagai negara, termasuk dengan Rusia yang telah menjadi satu mitra strategis Indonesia selama 76 tahun hubungan diplomatik," katanya.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam pidatonya pada perayaan Hari Nasional Rusia di Jakarta pada Senin (29/6) malam.

Ia mengatakan Indonesia dan Rusia membangun kemitraan yang kuat dan komprehensif di berbagai bidang, termasuk dialog politik, kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi, energi, pertahanan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga kebudayaan.

Menurutnya, hubungan ekonomi kedua negara terus menunjukkan perkembangan yang positif, dengan nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai 5 miliar dolar AS (sekitar Rp89,4 triliun).

Tak hanya itu, jumlah kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia terus mengalami peningkatan, yang juga didukung dengan dibukanya penerbangan langsung rute Moskow–Denpasar saat ini.

"Selama lebih dari tujuh dekade, kemitraan kita terus berkembang berdasarkan rasa saling menghormati dan kepentingan bersama. Fondasi kokoh yang telah dibangun oleh para pendahulu kita terus dipertahankan lintas generasi kepemimpinan dan hingga kini tetap menjadi landasan yang mengawal kerja sama kita," katanya.

Airlangga menambahkan bahwa upaya penguatan hubungan bilateral dengan Rusia sebelumnya juga telah dilakukan pemerintah melalui kunjungan ke Kazzan pada Mei lalu.

"Kedua negara meyakini bahwa kerja sama kelembagaan yang kuat, didukung keterlibatan aktif antara pemerintah dan dunia usaha akan terus menjadi landasan bagi kemitraan ekonomi Indonesia dan Rusia," katanya.

Hari Nasional Rusia, yang diperingati setiap 12 Juni itu, turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Ketua DPD Sultan B. Najamudin serta para duta besar asing di Jakarta, di antaranya Arab Saudi, Iran dan Turki.



Baca juga: Peringati Nasional Day, dubes sebut bilateral RI-Rusia istimewa

Baca juga: Rusia terbuka berdiskusi dengan ASEAN selaraskan transaksi digital


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Selasa dibuka melemah 19,34 poin ke posisi 5.801
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Persebaya Mulai Kumpulkan Pemain Awal Juli untuk Persiapan Musim 2026/2027
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Motor dengan Jok Paling Rendah, Cocok untuk Tinggi Badan di Bawah 170 Cm
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Pendaftarannya Baru Dibuka, Belajar AI Dibayar Rp 1,5 Miliar
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Chelsea: Maresca sudah berniat latih City meski masih punya kontrak
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.