YLBHI soal 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal: Ini Kegagalan Sistematik

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) berlatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 674 peserta mengikuti latsarmil untuk membangun karakter integritas, loyalitas, kedisiplinan, kekompakan, dan empati yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai manajer KDMP. (Sumber: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyatakan meninggalnya 5 calon manajer Koperasi Desa Merah Putih saat mengingkuti pelatihan dasar militer adalah bukti bahwa ada kegagalan sistematik dalam program tersebut.

Demikian hal itu disampaikan oleh Ketua YLBHI Arif Maulana merespons kasus meninggalnya 5 calon manajer Koperasi Desa Merah Putih saat mengingkuti pelatihan dasar militer.

“Peristiwa kematian 5 orang calon manajer Desa Merah Putih ini menunjukkan adanya kegagalan sistematik terkait dengan desain, perencanaan, tujuan, tata kelola dari Koperasi Desa Merah Putih,” kata Arif dilaporkan Jurnalis Kompas TV, Tesalonika Ajeng, Senin (29/6/2026).

”Yang itu tergambar melalui bagaimana pelatihan yang diberikan kepada calon manajernya itu dilakukan dengan pendekatan militer.”

Baca Juga: Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat, Hendardi: Ini Preseden Berbahaya!

Arif menuturkan, tujuan dari Koperasi Desa Merah Putih semestinya berkaitan dengan demokrasi ekonomi. Oleh karena itu, YLBHI meminta pemerintah menghentikan program pelatihan militer yang dilakukan terhadap para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih.

“Dan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program ini,” kata Arif.

Lebih lanjut, Arif atas nama pribadi dan YLBHI menyampaikan dukacita kepada keluarga 5 calon manajer Koperasi Desa Merah Putih yang meninggal dunia saat pelatihan dasar militer di barak.

Baca Juga: Seskab Teddy Indra Wijaya: Peserta Program Magang Nasional Dapat Gaji Rp3,5-Rp6 Juta

“Kami dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia menyampaikan keprihatinan dan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 5 orang calon manajer Koperasi Desa Merah Putih pada saat latihan dasar kemiliteran,” ujar Arif.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • calon manajer kopdes meninggal
  • koperasi desa merah putih
  • latihan militer manajer kopdes
  • ylbhi
  • kegagalan sistematik kopdes
  • arif maulana
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjelasan Pemprov Soal Kontingen Paduan Suara Gereja Kepri Nyanyi di Soetta
• 23 jam laludetik.com
thumb
Deretan Tema dan Logo HUT RI Satu Dekade Terakhir, 2016-2026
• 1 jam laludetik.com
thumb
Foto: Brasil Dramatis ke 16 Besar, Samurai Biru Menangis
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pangdam XII/Tanjungpura Perintahkan Satgas Pamtas Perketat Pengawasan Jalur Tikus di Perbatasan RI-Malaysia Kalimantan Barat
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Trans Batam Mulai Layani Rute Bandara Hang Nadim
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.