jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memastikan materi pembekalan mental, ideologi, dan komitmen kebangsaan tetap menjadi bagian dari pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) bagi Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan pembekalan tersebut diberikan bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan manajerial para peserta.
BACA JUGA: Latsarmil Manajer Kopdes Merah Putih Tetap Berjalan Meski 5 Peserta Meninggal
“Juga memang pembekalan untuk menjadi manajer-manajer yang betul-betul memahami dan memiliki komitmen kuat untuk kebangsaan,” ucap Juri di Kantor Kepresidenan, Istana Negara, pada Senin (29/6).
“Jadi, latihan-latihan yang sifatnya pembekalan pada mental, ideologi itu yang juga diberikan kepada mereka,” kata dia.
BACA JUGA: Bertambah Lagi, Total 5 Calon Manajer Kopdes yang Meninggal saat Latsarmil
Dia menegaskan seluruh materi pelatihan tetap berjalan, meski pemerintah melakukan evaluasi pascainsiden yang menewaskan lima peserta.
Saat ditanya mengenai kemungkinan ada materi yang dihilangkan atau diganti, Juri menuturkan hal tersebut menjadi kewenangan panitia pelaksana.
BACA JUGA: Legislator Komisi I Minta Latihan Militer ke Calon Manajer Kopdes Disetop
“Ya, itu nanti dari teman-teman Panitia di sana ya, yang mengevaluasi dan berbaiki,” tuturnya.
Menurut dia, secara teknis perubahan materi akan diputuskan oleh pihak yang menangani pelatihan.
“Secara teknis kan tentu nanti teman-teman di sana yang paham ya. Pasti akan ada,” kata Juri.
Sebelumnya, calon manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KDMP/KNMP) yang meninggal dunia menjadi lima orang. (dit/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




