HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ada wajah yang langsung mencuri perhatian pada hari pertama Talent Scouting PSIS Semarang. Bukan sebagai peserta seleksi, melainkan sosok yang kini mengemban peran baru di pinggir lapangan. Mantan kapten PSM Makassar, Hamka Hamzah, resmi memulai kiprahnya bersama tim pelatih Laskar Mahesa Jenar.
Pengalaman panjangnya kini menjadi modal penting untuk membantu PSIS membangun kekuatan baru menuju Liga 2 2026/2027.
Hamka Hamzah terlihat dalam pelaksanaan hari pertama PSIS Talent Scouting yang berlangsung di Kick Off Arena POJ, Kota Semarang, Senin (29/6/2026). Ia menjalankan tanggung jawab barunya sebagai bagian dari jajaran pelatih PSIS Semarang. Mendampingi pelatih kepala, Widodo C Putro.
Sejak sesi seleksi dimulai, Hamka aktif mengamati kemampuan para pemain muda yang berasal dari Kota Semarang. Bersama tim kepelatihan lainnya, mantan bek Timnas Indonesia tersebut menilai kualitas peserta yang berpeluang memperkuat skuad Laskar Mahesa Jenar pada kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Di dalam struktur kepelatihan PSIS, Hamka bersama Agam Haris bertugas sebagai asisten pelatih. Sementara itu, Gesely dipercaya menangani program fisik pemain dan I Komang Putra bertanggung jawab sebagai pelatih penjaga gawang.
Penunjukan Hamka dinilai sejalan dengan pengalaman panjang yang dimilikinya selama berkarier di sepak bola nasional. Rekam jejaknya sebagai salah satu bek terbaik Indonesia diharapkan mampu memberikan penilaian objektif terhadap talenta-talenta muda yang sedang menjalani proses seleksi.
Karier profesional Hamka sebagai pemain sendiri telah berakhir setelah membela RANS Nusantara FC pada musim 2023/2024. Namun, sebelum memutuskan gantung sepatu, ia sudah lebih dulu mulai mengenal dunia kepelatihan.
Saat masih memperkuat RANS Cilegon FC pada musim 2021/2022, Hamka sempat menjalani peran ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Pengalaman tersebut menjadi langkah awalnya beradaptasi dengan pekerjaan di luar lapangan.
Setelah itu, perjalanan kariernya berlanjut ke level manajerial. Pada periode 2023 hingga 2025, Hamka dipercaya mengemban jabatan sebagai manajer tim RANS Nusantara. Posisi tersebut memberinya pengalaman dalam mengelola tim dari sisi teknis maupun nonteknis.
Kini, babak baru dimulai bersama PSIS Semarang. Tugasnya bukan hanya membantu menyusun kekuatan tim senior, tetapi juga terlibat langsung dalam proses menemukan pemain-pemain potensial yang dapat menjadi fondasi masa depan klub.
Program Talent Scouting PSIS sendiri berlangsung selama tiga hari. Hari pertama dikhususkan bagi peserta asal Kota Semarang, sedangkan hari kedua diikuti pemain dari luar daerah. Seluruh rangkaian seleksi akan berakhir pada 1 Juli 2026 untuk menentukan nama-nama yang berhak melanjutkan proses bersama tim.
Dengan pengalaman yang dimiliki Hamka Hamzah, proses pencarian bakat diharapkan berjalan lebih optimal. Sosok yang pernah menjadi andalan di lini belakang Timnas Indonesia itu diyakini mampu membagikan pengalaman, disiplin, serta mental bertanding kepada para pemain muda yang berhasil lolos seleksi.
Target besar pun telah menanti jajaran pelatih PSIS musim ini. Mereka mengusung ambisi membentuk skuad yang kompetitif agar Laskar Mahesa Jenar mampu kembali bersaing dan mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.




