BANDUNG, KOMPAS — YTR (29), korban penyiksaan Taufik Hidayat (30), membutuhkan waktu setidaknya satu tahun untuk benar-benar pulih. Untuk mengatasi infeksi di wajah dan kaki saja, YTR diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu bulan.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Rachim Dinata Marsidi saat menjelaskan perkembangan kondisi kesehatan YTR, Selasa (30/6/2026).
Akibat penyiksaan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat sejak 2024, YTR mengalami luka berat, terutama pada wajah dan kaki. Ia juga kehilangan penglihatan akibat kekerasan tersebut. Penyiksaan diduga dilakukan menggunakan tangan kosong, benda tumpul, dan senjata tajam.
Rachim mengatakan, perawatan terhadap YTR masih terus berlangsung. Pihaknya telah menyusun tahapan penanganan medis, termasuk untuk pemulihan luka di wajah dan kaki.
Namun, proses pemulihan diperkirakan tidak berlangsung singkat. YTR diproyeksikan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk menjalani seluruh rangkaian perawatan. Sekitar 40 tenaga medis dari berbagai disiplin ilmu dilibatkan, mulai dari bedah plastik, bedah mulut, psikiatri, hingga gizi klinis.
Proses panjang itu, kata Rachim, dipengaruhi kondisi luka yang dialami YTR. Untuk menghilangkan infeksi saja, tim medis memperkirakan membutuhkan waktu hingga satu bulan ke depan.
"Infeksi harus dihilangkan karena tidak bisa langsung dilakukan operasi. Kalau infeksinya masih ada, proses penyembuhan tidak akan optimal," kata Rachim.
Terkait besarnya biaya yang dibutuhkan untuk operasi dan perawatan YTR, Rachim mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyetorkan dana sebesar Rp 1 miliar kepada RSHS. Dana tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Senin (29/6/2026).
Dedi menepati janjinya untuk membiayai pengobatan hingga rekonstruksi wajah YTR yang diperkirakan membutuhkan biaya besar. Dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.
Dedi berharap dana yang dialokasikan Pemprov Jawa Barat dapat mendukung seluruh rencana tindakan medis yang akan dilakukan RSHS terhadap YTR. Selain pembiayaan, pendampingan psikologis juga akan diberikan kepada YTR.
"Insya Allah, kami akan mendampingi YTR sampai sembuh," ujar Dedi.





