Jakarta: Polisi mengusut kasus tewasnya bocah I, 4, yang terperosok ke dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian memanggil pihak kontraktor dan memeriksa sejumlah saksi.
“Jadi pada saat kejadian ada pihak-pihak yang sudah kita panggil baik proyek maupun pihak-pihak dari saksi maupun yang lainnya,” kata Kapolsek Tebet AKP Ischak, dilansir dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026.
Baca Juga :
Polisi Usut Unsur Kelalaian Bocah Tewas di Lubang Proyek TebetDiketahui, lubang proyek itu akan dijadikan pondasi bangunan yang direncanakan sebagai lapangan futsal. Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan untuk mendalami ada tidaknya unsur kelalaian.
"kejadian tersebut ditindaklanjuti oleh Polres Jakarta Selatan, yaitu di fungsi PPA," kata Ischak.
Ilustrasi. Foto: Unsplash.com/Edge2Edge Media.
Kini, lubang tersebut sudah ditutup kembali untuk menghindari kejadian serupa. Adapun pihak kepolisian melakukan penutupan tempat kejadian perkara (TKP) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sebelumnya, bocah I (4 tahun) meninggal dunia setelah terjebak selama sekitar empat jam di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup, namun nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.




