JAKARTA, DISWAY.ID - Tiga inovasi pelayanan publik asal Indonesia berhasil mendapatkan pengakuan internasional pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026 yang digelar di Tbilisi, Georgia.
Instansi pemerintah penerima penghargaan yaitu Pemerintah Kota Parepare atas inovasi Berdaya Srikandi untuk Srikandi; Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Kementerian Dalam Negeri atas inovasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes); serta Kementerian ESDM melalui Badan Geologi atas inovasi MAGMA Indonesia (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengapresiasi instansi pemerintah penerima penghargaan yang digelar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut.
BACA JUGA:Nadiem Makarim Tegar Hadapi Palu Vonis Hakim: Saya Merasa Bersyukur Tak Sendirian
“Selamat kepada Kota Parepare, kolaborasi BPKP dan Kemendagri, serta Kementerian ESDM yang sudah menerima penghargaan di UNPSA 2026. Ini sesuatu yang sangat membanggakan karena inovasi tersebut menjadi bukti instansi pemerintah tidak bekerja business as usual, tapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menteri PANRB saat menerima audiensi instansi pemerintah penerima UNPSA 2026, di Kantor Kementerian PANRB, Senin, 29 Juni 2026.
Pada UNPSA 2026, Inovasi Berdaya Srikandi oleh Srikandi dari Kota Parepare ditetapkan sebagai pemenang dalam kategori Gender-responsive Public Services.
Sementara dua inovasi lainnya mendapatkan predikat Honourable Mention. Inovasi Siskeudes dari BPKP dan Kemendagri pada kategori Transparent and Accountable Public Institutions to Achieve the SDGs.
BACA JUGA:Rapat dengan DPR, Kementerian PANRB Dukung RUU Tentang Keamanan dan Ketahanan Siber
Sedangkan, Inovasi MAGMA Indonesia milik Kementerian ESDM terpilih pada kategori Delivering Inclusive and Equitable Services to Leave No One Behind.
Capaian Indonesia pada UNPSA 2026 menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh instansi pemerintah Indonesia mampu memperoleh pengakuan di tingkat global. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam agenda reformasi pelayanan publik internasional.
Pengakuan internasional atas inovasi pelayanan publik Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia memiliki praktik baik pelayanan publik yang layak diangkat ke tingkat nasional maupun internasional.
Namun demikian, tantangan ke depan adalah memastikan agar inovasi tersebut tidak berhenti sebagai praktik individual atau sekadar capaian kompetisi.
BACA JUGA:Babak Akhir Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Jalani Sidang Vonis Hari Ini
Menteri Rini menilai penghargaan tersebut perlu dimaknai bukan hanya sebagai prestasi masing-masing instansi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, dokumentasi, replikasi, dan perluasan dampak inovasi pelayanan publik secara nasional.
Capaian Indonesia pada UNPSA 2026 perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem inovasi pelayanan publik nasional.
- 1
- 2
- »





