KSPN Optimistis Industri Tetap Jadi Penopang Ekonomi & Investasi

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) optimistis industri masih menjadi penopang ekonomi domestik dan menciptakan lapangan kerja di tengah tantangan global saat ini. Presiden KSPN Ristadi mengatakan, penyampaian informasi terkait kondisi industri perlu didasarkan pada data dan fakta agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pekerja maupun pelaku usaha.

Ia menjelaskan, kabar mengenai dugaan relokasi dua perusahaan komponen otomotif Jepang di Jawa Timur, yakni PT SAI dan PT JAI sudah dibantah oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Untuk itu, Ristadi memita kondisi di lapangan sekaligus menjaga stabilitas hubungan industrial.

"Berdasarkan hasil klarifikasi yang kami lakukan, kami memperoleh informasi bahwa isu relokasi fasilitas produksi ke Vietnam tidak benar. Fasilitas produksi kedua perusahaan masih beroperasi di Indonesia," kata Ristadi dalam keterangannya, Selasa (30/6).

Selanjutnya, Ristadi mengatakan, penyampaian informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan keresahan di kalangan pekerja sekaligus berpotensi memengaruhi iklim investasi dan keberlangsungan industri.

"Kami mengimbau semua pihak, termasuk rekan-rekan serikat pekerja, agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi ke publik. Informasi yang tidak akurat mengenai relokasi justru berisiko menciptakan kegaduhan, memicu kecemasan pekerja, serta mengganggu iklim investasi yang sedang dijaga bersama," ujarnya.

Ia juga memastikan KSPN akan memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja. Namun, menurutnya, perlindungan terhadap pekerja juga harus diiringi dengan upaya menjaga keberlangsungan investasi dan industri karena keduanya saling berkaitan dalam menciptakan lapangan kerja.

"Kami berjuang untuk kepentingan pekerja. Namun pada saat yang sama, keberlangsungan industri juga perlu dijaga agar kesempatan kerja tetap tersedia dan tidak semakin banyak pekerja yang terdampak," katanya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merespons kabar rencana relokasi perusahaan komponen otomotif asal Jepang yang memiliki aktivitas produksi di Jawa Timur ke negara lain. Hasil temuan, isu tersebut dikatakan keliru.

Lewat keterangan resmi yang diterima kumparan, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberi mandat kepada Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) untuk menyelidiki perusahaan yang dimaksud.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief mengatakan pihaknya telah merilis beberapa temuan, termasuk soal identitas asli dua perusahaan komponen otomotif yang berbasis di Jepang tersebut.

“Pada hari Minggu sore tanggal 21 Juni 2026, Bapak Menteri Perindustrian telah memerintahkan Dirjen ILMATE untuk menelusuri kebenaran informasi relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam," ujar Febri.

Temuan terakhir, fasilitas produksi PT. JAI dan PT SAI masih beroperasi secara normal di Indonesia dan tetap menjalankan kegiatan produksi sebagaimana biasanya. Belum ada rencana relokasi fasilitas produksi dua perusahaan industri tersebut dari Indonesia ke Vietnam.

Begitu juga dengan isu PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), pihak perusahaan juga menyatakan bahwa tidak ada pengurangan tenaga kerja ataupun PHK di lingkungan fasilitas produksi mereka.

"Berdasarkan hasil penelusuran kebenaran informasi ini, kami dari Kementerian Perindustrian sementara menyimpulkan bahwa pertama belum ada rencana relokasi fasilitas produksi PT. JAI dan PT. SAI dari Indonesia ke Vietnam. Dan kedua tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK pada dua perusahaan industri tersebut,” terang Febri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Gus Ipul Bacakan Puisi di Peringatan Harganas
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Robert Lewandowski resmi gabung klub MLS Chicago Fire
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Nestapa Anak di Surabaya Dihamili Ayah Kandungnya
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati di Rumahnya
• 9 menit lalukumparan.com
thumb
Tekankan Ketahanan Keluarga, Munafri Pimpin Apel Harganas 2026 sebagai Kunci SDM Unggul
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.