Katy Perry Cerita soal Putus dari Orlando Bloom dan Kencan dengan Justin Trudeau

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penyanyi pop ikonik Katy Perry baru-baru ini hadir dalam acara The Zane Lowe Show di Apple Music untuk membahas single terbarunya, Watch It Burn, yang rilis pada 25 Juni 2026.

Namun, lebih dari promosi lagu, obrolan mereka ini berubah menjadi sesi curhat. Katy terbuka membicarakan titik terendah dalam hidupnya dan bagaimana ia berhasil melewati tahun terburuk 2025 yang juga menjadi tahun terbaiknya.

Pembicaraan dimulai dengan apresiasi Zane Lowe terhadap Justin Tranter, rekan penulis lagu Watch It Burn. Zane memuji Justin sebagai penulis yang mampu meyakinkan musisi merilis lagu yang paling sulit sekalipun.

"Dia itu orang yang sangat tulus. Dia itu juara. Benar-benar sosok pendukung (cheerleader) yang luar biasa," ujar Katy.

Suasana berubah jadi lebih personal ketika Katy mulai merefleksikan perjalanan emosionalnya setahun terakhir.

"Tapi faktanya, tahun lalu itu berat banget. Itu adalah tahun terburuk sekaligus tahun terbaik bagiku. Karena setiap koin selalu punya dua kisah, dan aku memutuskan untuk melihatnya sebagai tahun yang terbaik," ungkap pelantun lagu Firework tersebut.

Katy mengenang kembali momen pada Juni 2025, di mana ia merasa hancur secara mental saat menjalani tur di Australia. Saat itu ia berpisah dari kekasihnya, Orlando Bloom.

"Aku ingat sekali momen itu. Juni tahun lalu, aku sedang menjalani tur di tengah musim dingin. Aku menangis terus. Waktu itu aku sedang di Adelaide," kenang Katy.

Usai berpisah dari Orlando Bloom, Katy harus menanggung beban tekanan publik yang luar biasa hebat. Katy mengaku sempat meragukan dirinya sebagai manusia untuk menanggung semua kesedihan tersebut.

"Aku melewati banyak sekali masalah, baik yang jadi konsumsi publik maupun masalah pribadi. Aku sampai merasa, 'Gila, ini berat banget. Apa iya manusia sanggup merasakan atau menanggung beban sebanyak ini?'" ujar Katy.

Transformasi hidupnya mulai terasa ketika ia memutuskan untuk mengambil jeda dan ingin pulih. Ia menyebut proses ini sebagai cara "menciptakan ruang" di tengah kekacauan hidupnya.

Tak lama kemudian, berkah yang luar biasa hadir. Katy bertemu dengan mantan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

"Dan tiba-tiba saja, sebuah berkat (Justin Trudeau) muncul dalam hidupku. Semuanya benar-benar berubah, terasa nyata, lebih tenang, dan stabil," jelas Katy.

Menutup percakapannya, Katy Perry percaya bahwa semua penderitaan yang ia lalui adalah bagian dari rencana besar yang tidak akan meninggalkannya dalam kehancuran.

"Rasanya seolah-olah Tuhan nggak mungkin membimbingku sejauh ini hanya untuk meninggalkanku sendirian," tutup Katy.

Usai putus pada Juni 2025, Katy dan Justin mulai dekat pada Juli 2025. Keduanya tertangkap dalam momen makan malam bersama hingga mempublikasikan hubungan mereka sampai saat ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asal Usul Proyek Pemprov DKI di Tebet, Lokasi Balita Tewas
• 14 menit laluliputan6.com
thumb
Kata Qodari Harga Pupuk Turunn Bukti Prabowo Cinta Pertanian
• 6 jam laludisway.id
thumb
Tangis Histeris Istri Korban Kecelakaan Maut di Bekasi: Suami Ngojek Sampai Enggak Pulang untuk Anak
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Bima Arya Tegaskan Kepala Desa Harus Kuasai Data, Kolaborasi, dan Inovasi untuk Percepat Pembangunan
• 3 jam lalupantau.com
thumb
BPBD Tangerang Minta Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.