Tumpukan sampah liar di sepanjang jalan Kedaung, Babelan, Kabupaten Bekasi menganggu kenyamanan warga. Keluhan ini disampaikan warga setempat, dan berharap pemerintah daerah mengangkut sampah-sampah ini agar tak terus menumpuk.
Salah seorang warga, Sutarni (63), mengeluhkan adanya tumpukan sampah itu sejak empat tahun lalu, saat ia pertama kali membuka toko bunga di area tersebut.
"Setahu saya, ya, sekitar tiga tahun-dua tahunan lah. Yang sejalan Kedaung ini ya, yang sebelah kanan dari saya berdiri di sini. Saya berdiri di sini, toko bunga ini sekitar 4 tahun lebih lah gitu. Tapi di sana waktu itu belum ada sampah, tapi setelah itu sudah ada ya sekitar 3 tahunan lah," ujar Sutarni kepada kumparan, Selasa (30/6).
Menurut Sutarni, penyebab munculnya tumpukan sampah diduga karena tidak semua warga memperoleh layanan pengangkutan sampah atau mampu membayar iuran kebersihan.
"Kalau orang perumahan kan sudah wajib ya setiap bulan bayar sampah dan keamanan. Mungkin yang tidak ditarik atau kurang mampu, untuk makan saja bersyukur, jadi mungkin dibuang begitu saja," jelasnya.
Ia juga menduga sampah yang dibuang di lokasi tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang hingga sebagian warga sekitar.
"Setahu saya sih pedagang, sama ya ada perumahan yang mungkin bayar malas gitu, jadi mungkin ada juga yang dibakar di rumah, ada juga yang dipungut dari RT begitu," kata Sutarni.
Keberadaan tumpukan sampah tersebut, menurut Sutarni, membuat warga sekitar merasa terganggu. Meski demikian, ia mengaku sulit menegur pelaku karena mereka biasanya membuang sampah saat kondisi jalan sedang sepi.
Sutarni berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan solusi dengan menyediakan tempat penampungan sampah yang dapat langsung diangkut menggunakan truk agar sampah tidak lagi berserakan dan menimbulkan bau.
"Sarannya, ya mohon perhatikan untuk masyarakat kecil, dikasih tempat untuk seperti bak sampah yang bisa langsung penuh diangkut pakai truk, atau yang bak mobil itu lho, truk itu yang bisa langsung diangkat, penuh angkat, gitu. Jadi tidak semebar ke mana-mana dan membau busuk ke mana-mana, itu saja," ujarnya.




