Spotify Puji Lagu Rollerblade No Na: Bawa Irama Nusantara ke Panggung Dunia

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Setelah kesuksesan musisi seperti NIKI dan Rich Brian di kancah internasional, gelombang baru musik Indonesia mulai disorot. Laporan Loud & Clear dari Spotify mencatat potensi besar musisi lokal yang berani memadukan identitas budaya dengan tren musik modern.

Head of Music Spotify Southeast Asia, Kossy Ng, melihat bahwa kunci utama di balik kesuksesan musisi Indonesia adalah orisinalitas dalam berkarya.

"Pelajaran terbesar yang kami dapatkan dari para artis Indonesia adalah bahwa pendengar global sangat menghargai autentisitas," kata Kossy Ng kepada kumparan.

Saat ini, Spotify melihat musisi Indonesia semakin menonjolkan jati diri lokal mereka, tetapi tetap beresonansi secara global. Salah satu contoh yang menarik perhatian Spotify yaitu grup No Na dengan lagu baru berjudul Rollerblade.

Kossy Ng menjelaskan Rollerblade jadi contoh ritme yang terinspirasi dari Dangdut dipadukan dengan sentuhan Reggaeton.

"No Na menciptakan suara yang terasa sangat khas Indonesia, namun di saat yang sama memiliki relevansi internasional yang kuat," tutur Kossy.

Selain No Na, nama Whisnu Santika juga menjadi sorotan utama dalam tren musik Indonesia di luar negeri. Whisnu dikenal sebagai pionir yang membawa aliran Indo Bounce atau yang lebih akrab di telinga kita sebagai Jedag Jedug ke panggung internasional.

"Genre Indo Bounce ini menggabungkan elemen Funkot dan Dangdut, menciptakan sebuah identitas suara yang tidak bisa salah lagi, itu adalah suara khas Indonesia," ucap Kossy Ng.

Selain No Na dan Whisnu Santika, banyak musisi lain yang mulai mengikuti jejak serupa dengan tetap mempertahankan nilai-nilai lokal.

"Sangat menyenangkan melihat bagaimana musisi kita terus membangun momentum internasional dengan cara yang segar dan unik," tambah Kossy.

Dukungan Spotify untuk Musik Indonesia

Dukungan Spotify sendiri tidak main-main dalam membantu ekspor musik lokal. Melalui program .ORG dan penempatan di berbagai editorial playlist global, Spotify berkomitmen menghubungkan talenta Indonesia dengan pendengar di luar negeri.

"Peran kami di Spotify membantu para artis terhubung dengan audiens di mana pun mereka berada," tegas Kossy Ng.

Dengan semakin banyaknya musisi yang berani bereksperimen seperti No Na dan Whisnu Santika, masa depan musik Indonesia di kancah global tampak sangat cerah.

"Dengan konsisten dan dukungan teknologi, industri musik Indonesia kini tidak hanya jadi penonton di pasar global. Laporan Loud & Clear 2026 jadi bukti bahwa ekosistem musik yang sehat sedang terbentuk, di mana musisi lokal mampu berdaya secara finansial sekaligus meraih perhatian dunia," ucap Kossy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Akan Hadiri HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Saham Bank Besar Kompak Merah, BBCA Turun Lebih dari 6 Persen
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
NHK Rilis Helm Khusus, Terinspirasi dari Helm Motocross
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Mentan Andi Amran Sulaiman Menawarkan Ekspor Minimal 10 Ribu Ton Beras ke Singapura untuk Perkuat Kerja Sama Pangan
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Pemkot Jayapura: Festival UMKM pendorong utama pertumbuhan ekonomi
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.