Ford Kembali Rekrut Pekerja Manusia usai AI Gagal Penuhi Ekspektasi

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Ford mengatakan telah mempekerjakan kembali beberapa insinyur manusia setelah kecerdasan buatan (AI) gagal menyamai keterampilan dan pengalaman mereka.

Ford Kembali Rekrut Pekerja Manusia usai AI Gagal Penuhi Ekspektasi.

IDXChannel - Ford mengatakan telah mempekerjakan kembali beberapa insinyur manusia setelah kecerdasan buatan (AI) gagal menyamai keterampilan dan pengalaman mereka.

Dalam upaya untuk menuai manfaat dari teknologi AI, yang diklaim dapat memangkas biaya dan meningkatkan produktivitas, produsen mobil Amerika Serikat (AS) tersebut telah mengadopsinya di beberapa bagian operasinya, termasuk untuk pemeriksaan kualitas.

Baca Juga:
Ford Catat Rugi Bersih Rp186 Triliun pada Akhir 2025, Terburuk sejak 2008

Namun, Ford baru-baru ini mempekerjakan kembali lebih dari 300 inspektur kualitas berpengalaman untuk menutupi kekurangan sistem otomatis.

"Kecerdasan buatan adalah alat yang fantastis, tetapi hanya sebaik informasi yang Anda gunakan untuk melatihnya," kata Charles Poon, wakil presiden teknik perangkat keras kendaraan, kepada wartawan.

Baca Juga:
Xiaomi dan Ford Kompak Bantah Kabar Kerja Sama Mobil Listrik

"Selama beberapa tahun sebelumnya, kami tidak terlalu memperhatikan pengalaman para insinyur kami yang paling berpengalaman yang telah bersama kami melalui banyak siklus produk," katanya, dilansir dari Bloomberg pada Selasa (30/6/2026).

Poon mengakui bahwa sistem pemeriksaan kualitas berbasis AI gagal memenuhi harapan.

Baca Juga:
Penjualan EV Ford di AS Merosot 70 Persen Imbas Berkurangnya Insentif dan Daya Beli

"Secara keliru, kami mengira bahwa hanya dengan memperkenalkan kecerdasan buatan dan memasukkan persyaratan desain yang kami miliki, itu akan menghasilkan produk berkualitas tinggi," katanya.

Ia mengatakan para pekerja manusia ini telah diperkenalkan kembali untuk melatih sistem AI mereka, serta membimbing pekerja yang lebih muda.

"Kami menyadari bahwa untuk meningkatkan beberapa alat otomatisasi, pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan kami, kami perlu memastikan bahwa alat-alat tersebut dilatih oleh individu yang paling berpengalaman," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayah Dokter Icha ke Gubernur NTT: Saya Minta Keadilan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Ara Minta Bantuan Jaksa Agung, Banyak Tanah Negara Dikuasai Pihak ke-3
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
DPR Dukung Langkah Tegas Satgas Gakkum Polri Berantas Penyelundupan
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Polda Riau Bedah 13 Rumah Warga Sambut Hari Bhayangkara ke-80
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kadin Ajak Belarus Bangun Pabrik di Indonesia, Jangan Sekadar Jadikan RI Pasar Ekspor
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.