Gol Jerman Dianulir VAR, Klopp Sebut Arsenal Tak Akan Jadi Juara Liga Inggris

medcom.id
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jerman secara mengejutkan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar di Boston Stadium, Selasa (30/6) dini hari WIB. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum La Albirroja memastikan kemenangan di babak tos-tosan.
 
Kekalahan Jerman diwarnai kontroversi. Tim asuhan Julian Nagelsmann sebenarnya sempat mencetak gol pada babak tambahan waktu melalui sundulan Jonathan Tah.
 
Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit Jalal Jayed meninjau VAR dan menilai Waldemar Anton melakukan pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill.

Keputusan itu memicu reaksi dari Jürgen Klopp yang menjadi pengamat di Magenta TV selama turnamen berlangsung. Klopp mempertanyakan konsistensi penerapan VAR dan menyinggung Arsenal dalam komentarnya.

"Jika gol Jonathan Tah dianggap pelanggaran, maka Arsenal tidak akan menjadi juara Liga Inggris musim ini. Banyak gol mereka lahir dari situasi serupa di kotak penalti," kata Klopp di Magenta TV.
  Keputusan Wasit Disorot
Komentar Jürgen Klopp merujuk pada strategi bola mati Arsenal sepanjang musim 2025/2026 yang berperan dalam keberhasilan mereka meraih gelar Premier League. Tim asuhan Mikel Arteta dikenal memiliki skema set-piece yang efektif, meski beberapa kali mendapat sorotan karena menempatkan pemain untuk mengganggu pergerakan kiper lawan saat situasi sepak pojok.
 

Baca Juga :

Joshua Kimmich Blak-blakan Usai Jerman Tersingkir: Kami Memang Layak Pulang dari Piala Dunia 2026

Menurut Klopp, kontak fisik yang dilakukan Waldemar Anton di kotak penalti Paraguay masih tergolong wajar dalam permainan modern. Karena itu, ia menilai keputusan membatalkan gol Jonathan Tah sulit diterima.
 
"Pertandingan sepak bola dimenangkan dengan mencetak gol. Jadi, melihat gol seperti itu dibatalkan pada momen penting tentu terasa berat bagi para pemain," tegasnya.
  Nasib Pahit Jerman
Kekalahan dari Paraguay tidak hanya mengakhiri langkah Jerman di Piala Dunia 2026, tetapi juga mencatat rekor yang kurang baik bagi tim tersebut. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia, Jerman kalah dalam adu penalti.
 
Hasil ini juga memperpanjang catatan kurang memuaskan Jerman dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Setelah tersingkir di fase grup pada 2018 dan 2022, kali ini perjalanan mereka kembali berakhir lebih cepat meski berhasil lolos ke fase gugur.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
(Ahmad Raul)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BULOG Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Kenalkan Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
• 18 jam laludisway.id
thumb
Menteri Iftitah: Kontribusi Transmigrasi Jauh Lebih Besar dari Sekadar Memindahkan Penduduk
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenperin Minta Kepastian Insentif untuk Kendaraan Listrik dan Hibrida
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Spotify Catat Dominasi Musisi Indonesia, 60% Royalti Berasal dari Pendengar Luar
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Judi Online di Facebook dan Instagram
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.