KOMPAS.TV - Awal Juni lalu, sebuah sekolah di Ende, Nusa Tenggara Timur, disebut rusak akibat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Pihak sekolah dan Pemerintah Kabupaten Ende mengklarifikasi, tidak ada penggusuran sekolah, dan kegiatan belajar mengajar sudah kembali berjalan normal.
Pada Jumat, 5 Juni lalu, alat berat memasuki area Sekolah Dasar Negeri Wolomoni di Desa Niowula, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Saat bermanuver, alat berat yang bekerja untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih itu merusak salah satu tiang di pojok bangunan sekolah. Insiden ini menyebabkan kerusakan dan sempat memicu penolakan warga agar aktivitas dihentikan.
Dandim dan Babinsa kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa agar alat berat bisa mengakses area pembangunan koperasi desa yang berada di belakang sekolah.
Namun, warga, guru, dan orang tua siswa mengaku tidak mendapat sosialisasi yang memadai sebelum pengerjaan proyek, hingga beredar informasi bahwa pembangunan koperasi desa menggusur sekolah.
Tapi kini, riuh alat berat telah digantikan oleh semangat gotong royong. Struktur bangunan sekolah yang rusak telah diperbaiki.
Sebelumnya, ramai di media sosial SD Negeri Wolomoni rusak akibat proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Beredar pula narasi bahwa sekolah akan digusur.
Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende mengklarifikasi bahwa tidak ada penggusuran sekolah. Kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Wolomoni telah kembali berjalan normal.
SD Negeri Wolomoni menjadi tempat menimba ilmu bagi 62 siswa di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende.
#sdnwolomoni #ntt #ende
Baca Juga: Aksi Warga Bongkar Pemblokiran Jalan di Tangerang
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- sdn wolomoni
- ntt
- ende





