jpnn.com - JAKARTA - PDI Perjuangan menonaktifkan anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Veronika Lake, yang diduga terlibat dalam kasus intimidasi terhadap Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha (27).
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan penonaktifan dilakukan selama proses hukum yang tengah berjalan di kepolisian.
BACA JUGA: Misteri Kematian Dokter Icha: Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik
"DPC menonaktifkan dia selama proses hukum di polisi. Dia sudah dipanggil oleh polisi. Kami menunggu proses hukumnya," kata Hugo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).
Hugo menjelaskan, DPC PDIP TTU juga telah memanggil Veronika untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus tersebut.
BACA JUGA: Dokter Icha
Menurut dia, Veronika sudah menyampaikan penjelasan kepada internal partai maupun penyidik kepolisian.
"Hari ini anggota DPRD dari PDI Perjuangan sudah dipanggil oleh Badan Kehormatan partai di Timor Tengah Utara untuk dimintai penjelasan dan klarifikasi atas dugaan yang berkaitan dengan kasus bunuh dirinya Dokter Icha. Dia sudah memberikan penjelasan," ujarnya.
BACA JUGA: Misteri Kematian Dokter Icha Seusai Diduga Diintimidasi 3 Anggota Dewan
Kasus ini konon menyeret dua anggota DPRD Kabupaten TTU lainnya, yang juga sudah dimintai keterangan oleh kepolisian.
Peristiwa bermula saat dua anggota DPRD itu mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona terkait penanganan seorang pasien anak korban gigitan ular hijau yang merupakan keponakan salah satu dari mereka.
Pasien tersebut diketahui merupakan rujukan dari RSUD Kefamenanu.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kedua anggota DPRD itu diduga datang dalam kondisi berbau alkohol dan berbicara dengan nada tinggi kepada Dokter Icha yang saat itu sedang bertugas.
Peristiwa tersebut diduga menimbulkan tekanan psikologis yang berat bagi Dokter Icha.
Dokter muda itu sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.00 Wita.
Kepolisian masih mendalami dugaan intimidasi yang disebut berkaitan dengan kematian Dokter Icha. Penyelidikan terhadap ketiga anggota DPRD tersebut masih berlangsung. (kkp/jpnn)
Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra




