JAKARTA, DISWAY.ID – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dengan menggelar kegiatan bertajuk “Senja Penuh Berkah: Doa Warisan untuk Generasi” di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa 30 Juni 2026.
Melalui momentum tahun baru Hijriah, KOWANI mendorong penguatan spiritualitas perempuan sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang tangguh sekaligus melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Peringatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju 100 Tahun KOWANI sekaligus mendukung inisiatif KOWANI Goes to UNESCO Memory of the World, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan perempuan Indonesia serta memperkuat kontribusi perempuan bagi kemajuan bangsa.
BACA JUGA:Menuju 100 Tahun KOWANI, Perempuan Indonesia Satukan Langkah Jaga Lingkungan
Acara dihadiri Ketua Umum KOWANI Periode 2024–2029 Nannie Hadi Tjahjanto, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mantan Ketua Umum KOWANI Dewi Motik Pramono, Ketua Umum Saudagar Muslimah Indonesia Hj. Nur Azizah Ma’ruf Amin, Ustadz H. Maulana sebagai penceramah, Ustadz H. Darmawan, M.Pd. dari Komisi Dakwah MUI, serta jajaran pengurus dan organisasi anggota Federasi KOWANI.
Ketua Umum KOWANI Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam merupakan bagian dari program organisasi untuk memperkuat nilai-nilai spiritual perempuan sebagai ibu bangsa sekaligus pilar utama dalam membentuk karakter generasi penerus.
Menurutnya, perempuan yang memiliki keimanan yang kokoh akan mampu menjalankan peran strategisnya dalam keluarga maupun masyarakat dengan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak dan generasi mendatang.
BACA JUGA:Desakan KLB Kowani Menggema saat Gelaran Halal Bi Halal: Tata Kelola Harus Diperbaiki
“Melalui semangat 1 Muharam ini, kami ingin menguatkan spiritualitas perempuan. Perempuan yang mengenal Tuhannya akan memiliki kekuatan untuk menjadi problem solver, mampu menghadirkan solusi bagi kehidupan anak-anak dan generasi penerus bangsa,” ujar Nannie.
Ia menegaskan, KOWANI terus mendorong perempuan Indonesia untuk menjadikan nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial sebagai warisan terbaik bagi generasi penerus.
Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga oleh kualitas karakter yang dibangun sejak lingkungan keluarga.
“Warisan terbaik bagi anak-anak bukanlah harta atau jabatan, melainkan keimanan, akhlak mulia, dan pendidikan yang baik. Perempuan sebagai ibu bangsa memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus,” katanya.
BACA JUGA:1000 Profesi Perempuan dan Gen Z Bakal Diungkap Kowani pada Hari Kartini 2025
Nannie menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat soliditas seluruh organisasi anggota Federasi KOWANI agar semakin sinergis dalam melaksanakan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program ini menjadi bagian penting untuk memperkuat kebersamaan seluruh anggota Federasi KOWANI agar semakin solid dalam melaksanakan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
- 1
- 2
- 3
- »





