Jakarta, VIVA - Seorang penjambret yang telah beraksi belasan kali di wilayah Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Utara (Jakut), dengan target anak-anak yang bermain telepon seluler (ponsel) di depan rumah, dicokok.
Dia adalah AA alias Pitex yang diringkus usai aksi nekatnya di kawasan Jalan Warung Pojok, Tegal Alur, Kalideres, Jakbar, beberapa waktu lalu itu terekam CCTV dan aksinya viral di media sosial.
Kapolsek Kalideres, Komisaris Polisi Rihold Sihotang menyebut, pengungkapan kasus berawal dari rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku mengendarai sepeda motor sambil mengamati situasi di sekitar lokasi.
"Setelah menemukan sasaran, pelaku dengan cepat merampas telepon genggam milik seorang bocah yang tengah bermain di depan rumahnya sebelum melarikan diri," tuturnya, dikutip Rabu, 1 Juli 2026.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres, Ajun Komisaris Polisi Rachmad Wibowo menambahkan, dari rekaman CCTV dan hasil penyelidikan intensif, Tim Buser Polsek Kalideres berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya di sebuah rumah kos di kawasan Prepedan, Kamal, Kalideres.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan aksi serupa belasan kali di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara," ucap Rachmad.
Sasaran utama pelaku, kata dia, yaitu anak-anak yang sedang bermain ponsel di depan rumah.
"Karena dianggap (pelaku) lengah dan mudah menjadi korban," katanya.
Selain itu, pelaku juga mengakui hasil penjualan telepon genggam curiannya itu kemudian digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.
"Kita juga amankan telepon genggam milik korban yang belum sempat dijual sehingga dapat dikembalikan kepada pemiliknya," kata dia.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.
Polsek Kalideres mengimbau masyarakat, khususnya orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat menggunakan telepon genggam di luar rumah.
"Jangan ragu juga laporkan setiap tindak kriminal atau aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan bersama," ujarnya lagi. (Ant)





