jakarta.jpnn.com - Wakil Ketua Komisi XIII DPR Sugiat Santoso meminta pendidikan latihan militer untuk calon manajer Koperasi Merah Putih dievaluasi.
Meskipun demikian, Sugiat Santoso berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak dihilangkan.
BACA JUGA: DPR Terima Mahasiswa Trisakti, Saan Mustopa Sebut Stabilitas Ekonomi dan Politik Sangat Penting
"Evaluasi untuk memastikan standar keselamatan, pengawasan, dan tata kelola pelaksanaan program semakin baik sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Sugiat, Selasa (30/6).
Menurut dia, perlu ada pembenahan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan program.
BACA JUGA: Revisi UU Polri Disahkan DPR, Ketum PP GPA Beri Dukungan
Di antaranya ialah perencanaan, pelaksanaan, hingga sistem pengawasan.
Menurut dia, setiap program pemerintah harus berjalan secara profesional dengan standar yang kuat, mitigasi risiko, hingga pengawasan di lapangan.
BACA JUGA: Sapi Kurban Prabowo dari APBN, DPR Anggap Bukan Hal Baru
"Hal ini perlu dimulai dari pendataan kondisi calon peserta sebelum mengikuti kegiatan," katanya.
Dia juga menegaskan negara harus hadir mendampingi keluarga korban.
Menurut dia, penanganan kasus meninggalnya peserta tersebut juga harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
Dengan demikian, masyarakat bisa memperoleh kejelasan.
Dia meminta agar insiden tersebut tidak mengaburkan tujuan strategis dari KDKMP maupun KNMP yang merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
"Program ini tetap harus dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," katanya. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




