Humpuss Maritim (HUMI) Beli 2 Tug Boat Senilai Rp22,5 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Humpuss Maritim Indonesia Tbk (HUMI) mengumumkan pembelian dua unit kapal tunda atau tug boat vessel senilai Rp22,5 miliar.

PT Humpuss Maritim Indonesia Tbk (HUMI) mengumumkan pembelian dua unit kapal tunda atau tug boat vessel senilai Rp22,5 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Humpuss Maritim Indonesia Tbk (HUMI) mengumumkan pembelian dua unit kapal tunda atau tug boat vessel senilai Rp22,5 miliar. Kapal yang digunakan untuk menarik tongkang tersebut biasa digunakan untuk mengangkut komoditas seperti batu bara, pasir, hingga minyak.

"Pembelian kapal dilakukan untuk pengembangan usaha anak perseroan," kata Direktur Utama HUMI, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara dalam keterbukaan informasi, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga:
Anak Usaha HUMI Tambah Dua Kapal SPHB Seharga Rp38,3 Miliar

Dia mengatakan, kapal tug boat dengan nama Noah VII dan Noah VIII tersebut dibeli anak usaha perseroan, PT Humpuss Transportasi Curah (HTC) dari PT Pelayaran Sumber Bahari. HTC merupakan perusahaan yang 99,99 persen sahamnya dimiliki oleh perseroan.

Pihak penjual diklaim bukan merupakan pihak terafiliasi perseroan. PSB tercatat sebagai perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Serang, Banten.

Baca Juga:
HUMI Fokus Optimalisasi Aset usai Gencar Ekspansi pada 2025

Sementara itu, sumber dana pembelian kedua kapal tersebut sekitar 80 persen berasal dari pinjaman bank. Adapun sisanya berasal dari kas internal.

HUMI terus melakukan langkah ekspansi secara terukur setelah agresif berinvestasi pada tahun lalu. Pada 2026, perseroan berkomitmen mengoptimalisasi aset yang telah dilakukan oleh perseroan.

Sepanjang 2025, HUMI melalui entitas anak usaha telah melakukan investasi signifikan dengan menambah aset-aset produktif berupa kapal pengangkut LNG dan kapal tanker LPG. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat posisi perseroan dalam rantai logistik energi nasional sekaligus meningkatkan kapasitas dalam melayani kebutuhan distribusi energi yang terus berkembang.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IESR Minta Pemerintah Kaji Ulang B50, Tekankan Elektrifikasi Lebih Efektif
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
China batasi penerbangan pesawat usai kecelakaan di menara Beijing
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
9 Jam Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Api Meluas hingga 2 Hektare
• 13 jam lalukompas.com
thumb
PB SEMMI Dorong Transformasi Organisasi, Siapkan Kader Penggerak Indonesia Emas 2045
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Jennifer Coppen Ungkap Aturan Konsumsi Makanan Manis untuk Kamari, Pakai Sistem Reward
• 14 menit lalugrid.id
Berhasil disimpan.