Kemensos Kawal Usulan Gelar Pahlawan Nasional bagi Sutan Takdir Alisjahbana hingga Dewan Gelar

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Sosial berkomitmen mengawal proses pengusulan gelar pahlawan nasional bagi tokoh pemikir kebudayaan dan sastrawan Sutan Takdir Alisjahbana (STA) yang diajukan oleh Universitas Nasional (UNAS), dengan nama STA telah masuk sebagai salah satu prioritas usulan dan siap diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan usulan tersebut saat ini masih dalam tahap pemrosesan sebelum diteruskan kepada instansi terkait untuk dilakukan kajian lebih lanjut.

Ia mengungkapkan, "Ini kan lagi diproses, banyak tokoh yang hadir. Ya nanti akan diteruskan prosesnya. Kami akan mengawal sampai nanti ke Dewan Gelar Kementerian Kebudayaan yang dipimpin oleh Pak Fadli Zon."

Proses Pengusulan Masih Berjalan

Saifullah Yusuf mengatakan Kementerian Sosial belum dapat memaparkan data secara rinci mengenai jumlah total usulan gelar pahlawan nasional pada tahun ini.

Ia menjelaskan Kementerian Sosial juga belum menggelar rapat pleno khusus untuk membahas seluruh usulan gelar kepahlawanan yang telah masuk.

Kementerian Sosial menyambut baik usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada STA karena dinilai menjadi ruang untuk memberikan penghormatan kepada tokoh bangsa yang selama ini mungkin belum menjadi perhatian bersama.

Saifullah Yusuf menyampaikan Presiden Prabowo Subianto membuka kesempatan yang luas kepada masyarakat untuk mengusulkan gelar pahlawan nasional bagi figur-figur inspiratif, termasuk tokoh yang selama ini berjuang di belakang panggung publik.

Ia mengungkapkan, "Esensi kepahlawanan STA sangat besar karena meski tidak ikut bertempur secara fisik di medan perang, almarhum berjasa besar dalam merintis dunia pendidikan serta mendorong standardisasi Bahasa Indonesia modern."

Kenangan Saifullah terhadap Sosok STA

Saifullah Yusuf yang merupakan alumnus Universitas Nasional angkatan 1985 mengenang relevansi pemikiran STA ketika dirinya menjabat sebagai rektor Universitas Nasional.

Menurut Saifullah, STA selalu menanamkan iklim kebebasan berpendapat dan berekspresi secara demokratis kepada para mahasiswa.

Di bawah kepemimpinan STA, Universitas Nasional berkembang menjadi salah satu pusat diskusi yang subur.

Kampus tersebut juga menjadi wadah bagi pergerakan para aktivis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Ia berharap proses pengusulan dapat berjalan sesuai ketentuan hingga penetapan oleh pemerintah.

Saifullah Yusuf mengatakan, “Saya berharap mudah-mudahan melalui proses yang ada, Sutan Takdir Alisjahbana bisa menjadi salah satu pahlawan nasional yang ditetapkan oleh Bapak Presiden Prabowo.”


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Terungkap Motif Penyekapan Tiga Karyawan Oleh Pemilik Percetakan di Senen
• 18 jam lalucumicumi.com
thumb
KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Penumpang Libur Sekolah
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Surge (WIFI) Tetapkan Dividen Tunai Rp10,6 Miliar, 3 Persen dari Laba Bersih
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.