Bogor, VIVA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polri diklaim masih mencatatkan rekam jejak tanpa insiden sejak mulai beroperasi.
Hingga kini, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang dibangun Korps Bhayangkara disebut berhasil mempertahankan status zero accident.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan capaian tersebut saat melaporkan perkembangan program MBG di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
"Sampai dengan saat ini alhamdulillah SPPG Polri berhasil mempertahankan zero accident," kata Sigit.
Menurut Kapolri, capaian tersebut didukung penerapan standar keamanan pangan yang diterapkan di setiap dapur MBG. Berbagai fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari tandon air berbahan stainless, sistem penyaringan air dan reverse osmosis, water heater, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), steamer food, hingga perangkat pengujian kualitas makanan.
Langkah itu dilakukan agar seluruh proses pengolahan makanan memenuhi prinsip food safety secara konsisten.
Di hadapan Presiden, Sigit juga melaporkan progres pembangunan dapur MBG Polri. Dari target 1.500 SPPG yang ditetapkan sepanjang 2026, hingga akhir Juni telah berdiri 1.415 unit.
Rinciannya, 828 dapur telah beroperasi, 227 unit memasuki tahap operasional, sedangkan 360 unit masih dalam proses pembangunan. Sebanyak 33 SPPG di antaranya dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
"Seluruh SPPG tersebut diperkirakan dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja," katanya.
Kapolri juga mengungkapkan SPPG yang dikelola Polri terus melengkapi berbagai standar pelayanan. Hingga kini telah diterbitkan 348 Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), 146 sertifikat jaminan produk halal, 285 sertifikat uji laboratorium air, serta didukung 305 chef yang telah menjalani pelatihan.
Untuk mendukung kualitas menu, Polri juga menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang memuat puluhan pilihan menu bergizi.
"Serta telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang berisi 80 menu beragam, sehingga dapat menambah variasi makanan serta memastikan terpenuhinya standar nutrisi," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.





