Terutama untuk mobil-mobil dengan mesin terbaru. Lantaran mesin tersebut telah menerapkan standar tinggi di ruang bakarnya. Oleh karena itu, pemilik kendaraan bermotor sebaiknya memilih BBM dengan jenis RON yang tepat untuk mobil/sepeda motor kesayangan.
Ahli otomotif dan bahan bakar, Tri Yuswidjajanto meyakini penggunaan BBM yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan bisa merusak mesin kendaraan bermotor.
"Pemakaian harus sesuai. Untuk itu Pertamina membuat banyak jenis bahan bakar agar bisa menyesuaikan dengan banyak jenis mesin dan RON," ujar Tri, kepada Medcom.id , di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Efek jangka panjang pemakain RON yang tidak sesuai bisa mengakibatkan mesin mobil jebol. Untuk kerusakan ringan, piston akan mengalami bopeng di bagian pinggir. Kerusakan terparah bisa membuat piston bolong. Baca Juga:
Changan Buka Pre-Book Deepal S05, Tersedia Teknologi BEV dan REEV
"Gejala awal pemakaian RON yang tidak sesuai dapat dirasakan, di antaranya mesin yang mengelitik dan tidak bertenaga, serta konsumsi BBM jadi lebih boros," jelas Tri.
Penyebabnya cukup logis, yaitu waktu terjadinya pembakaran terhadap bahan bakar, bisa lebih cepat atau lebih lambat. Sehingga untuk mendorong piston bergerak dari titik mati atas, tak lagi sesuai setup mesin. Kalau ini terjadi dalam setiap kinerja mesin terutama untuk mesin kompresi tinggi, maka akan mudah merusak komponen piston.
Sementara untuk sepeda motor, ada cara mudah untuk menentukan oktan bensin yang cocok untuk tungganngan Anda. Terkadang kita sebagai pengendara motor bingung menentukan oktan bensin yang cocok untuk motor.
Cara mudah mengetahuinya adalah dengan meliahat data spesifikasi yang menunjukkan kompresi mesin. Untuk motor dengan rasio kompresi di atas 11:1 sampai dengan mendekati 13:1, disarankan menggunakan bensin RON 98 seperti Pertamax Turbo. Baca Juga:
Libur Sekolah Tiba, Harga Rental Mobil di Bali Mulai Rp100 Ribuan per Hari
Sedangkan sepeda motor dengan rasio kompresinya di atas 10:1 sampai 11:1, idealnya menggunakan bensin RON 92 seperti Pertalite. Termasuk motor dengan oktan di bawah 10:1 hingga 9:1. Dan jika rasio kompresinya di bawah 9:1 bisa minum Premium (RON 88).
Jadi mulai sekarang sebelum mengisi bahan bakar, sebaiknya pemilik paham dan disarankan menggunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi kompresi bahan bakar kendaraan Anda.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





