NEW YORK, KOMPAS.TV - Kepala Komisi Wasit FIFA Pierluigi Collina menjelaskan alasan gol Timnas Jerman dianulir dalam pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 dianulir.
Collina menyebut keputusan ini adalah implentasi dari pengetatan aturan dari FIFA.
Sebelumnya, dalam pertandingan Jerman vs Paraguay di Stadion Boston, Senin (29/6) atau Selasa (30/6) dini hari waktu Indonesia, gol sundulan Jonathan Tah pada babak perpanjangan waktu dianulir wasit setelah tinjauan VAR.
Keputusan ini menuai protes dan disorot berbagai pihak.
Terlebih lagi, Jerman gagal mencetak gol setelah keputusan tersebut dan disingkirkan Paraguay dalam adu penalti.
Baca Juga: Kimmich dan Havertz Kompak Bela Nagelsmann Usai Jerman Tersingkir di Piala Dunia: Ini Salah Pemain
Dalam tayangan ulang, sebelum terjadinya gol, bek Jerman, Waldemar Anton terlibat kontak dengan kiper Paraguay, Orlando Gill. Kontak minimal ini dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit.
Pierluigi Collina menyatakan, setiap tindakan pemain yang menghalangi lawan tanpa niat memainkan bola akan dihukum sebagai pelanggaran, terutama jika menyangkut kiper.
"Meskipun menjaga posisi bukanlah pelanggaran secara persis, ketika pemain menyerang tidak memainkan bola dan sengaja bergerak, bahkan jika hanya gerakan kecil, dengan tujuan jelas menghalangi pergerakan lawan dan menghalanginya dari posisi bertahan, maka wasit dan VAR, jika diperlukan, akan menganalisis kejadian dan mengintervensi," kata Collina, Selasa (30/6).
"Ini menjadi penting jika terkait taktik yang bertujuan mencegah gerakan kiper lawan dalam mempertahankan gawang," katanya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- gol jerman dianulir
- piala dunia 2026
- pierluigi collina
- alasan gol jerman dianulir
- jerman vs paraguay





