Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri dan menyampaikan pidatonya saat HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Dalam pidatonya, salah satu hal yang disorot Kapolri adalah terkait perkembangan lingkungan global, yang saat ini dinilai semakin tidak menentu.
Advertisement
"Perubahan iklim, disrupsi teknologi, perang dagang, hingga meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di berbagai kawasan memberikan pengaruh besar bagi tatanan perekonomian global, termasuk Indonesia," ujar Listyo, Rabu (1/7/2026).
Dia mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi guna mengakselerasi terwujudnya swasembada pangan dan energi.
"Polri berkomitmen untuk mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah demi terjaganya stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa," ucap Listyo.
Dia menjabarkan, dalam mewujudkan swasembada pangan, Polri terus melaksanakan program pemanfaatan lahan produktif, pekarangan pangan bergizi, mengawasi proses distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, serta menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat bagi para petani.
"Bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI, stakeholder terkait, dan 30.548 poktan, kami terus mendorong penanaman komoditas jagung secara berkelanjutan pada potensi lahan seluas 1,37 juta hektare," papar Listyo.




