Sepanjang Januari-Juni 2026, Polri Tetapkan Puluhan Ribu Tersangka Kasus Narkoba Hingga Judol yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memamerkan sejumlah capaian ungkap kasus narkoba hingga judi online sepanjang Januari sampai dengan Juni 2026.

Hal ini disampaikan dirinya di depan Presiden RI Prabowo Subianto, saat upacara HUT Bhayangkara ke-80, di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7).

Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa untuk memutus mata rantai peredaran narkoba pada tahun 2026, Polri telah mengungkap 24.837 perkara.

“Polri menetapkan 32.792 tersangka, menyita barang bukti berupa 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763.000 butir ekstasi, 59,2 juta butir obat keras, dan berbagai jenis narkotika lain senilai Rp10,4 triliun, serta menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ungkap Sigit.

Kemudian, Polri juga berusaha untuk melakukan transformasi 148 kampung narkoba dan saat ini menjadi kampung bebas dari narkoba. 

“Pencegahan terhadap kebocoran keuangan negara juga terus dilakukan melalui pembentukan Satgas Optimalisasi Penerimaan Negara atau OPM dan Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan,” terang Sigit.

Selain itu, Sigit menyebutkan bahwa Polri bersama Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan RI, serta Satgas OPM telah mengungkap ekspor ilegal 87 kontainer fatty matter dan POME. 

“Di sisi lain, Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan telah mengungkap 47 perkara, menetapkan 24 tersangka, dengan salah satu kasus yang menonjol yaitu pengungkapan tindak pidana penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia,” jelasnya.

Selanjutnya, Polri juga mengungkap kasus perjudian daring sebanyak 718 kasus dan menetapkan sebanyak 1.164 tersangka. Adapun dalam hal ini pihaknya menyita barang bukti sebanyak Rp1,75 triliun, dan pemblokiran 278.000 situs dan konten perjudian daring bersama-sama dengan Kementerian Komdigi. 

“Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap adalah perjudian daring jaringan internasional yang melibatkan 322 warga negara asing yang mengelola 145 domain.

Pada kasus tersebut, 291 warga negara asing telah ditetapkan sebagai tersangka,” terangnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian juga melakukan penanggulangan aksi terorisme secara berkelanjutan melalui pendekatan soft approach dan hard approach, sehingga dapat mempertahankan zero terrorist attack sejak tahun 2023. 

“Polri melakukan penanganan terhadap dampak dari peristiwa ledakan di SMA 72, serta bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait untuk mengantisipasi berkembangnya fenomena nihilistic violent extremism dengan melakukan penanganan terhadap 137 anak terpapar radikalismedan 130 anak terpapar kekerasan,” tegas Sigit. (ars/dpi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gandeng Kemenkes, Kemhan Bentuk Tim Pencari Fakta Kematian 5 Calon Kopdes saat Latsarmil
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Genjot Peningkatan Kapasitas Aparatur, Ratusan Kepala Desa Ikut Program KDMK di UI
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Mulai Hari Ini, Harga BBM Nonsubsidi di Seluruh Wilayah Sulawesi Resmi Turun
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Inggris, Belgia, dan AS Bersiap Lawan Underdog pada Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Malam Nanti
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Ciujung Lebak
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.