Kemhan Beri Santunan Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Meninggal, Segini Nilainya

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Marsekal TNI (HOR) Donny Ermawan mengatakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan santunan Rp50 juta untuk keluarga calon manajer Kopdes Merah Putih yang meninggal dunia.

"Santunan tadi yang dari Kementerian Pertahanan kita berikan Rp50 juta," ucap Donny kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2026.

Baca Juga :
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih
PDIP Sebut Pemerintah Bisa Hemat Anggaran Triliunan jika Latsarmil Kopdes Merah Putih Dihapus

Selain itu, keluarga juga mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Hanya saja, untuk nominal tergantung pada penyebab kematian calon manajer Kopdes Merah Putih.

"Kemudian untuk yang dari BPJS itu kemungkinan sekitar empat puluh dua juta rupiah. Kami belum tahu angka pastinya karena ini sudah kami proses ya terkait yang dari BPJS Ketenagakerjaan," ucap dia.

"Karena kan ada meninggal karena kecelakaan atau meninggal karena sakit. Nah ini nanti kita lihat kriterianya apakah masuk kecelakaan atau masuk karena sakit," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan duka cita atas meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial untuk Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan, mengatakan pemerintah menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para peserta yang meninggal dunia.

"Pertama-tama atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, panitia seleksi nasional dan seluruh penyelenggara program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKN PKNP tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial," ujar Ketut Gede Wetan dalam jumpa pers, Sabtu, 27 Juni 2026.

Pernyataan tersebut menjadi penjelasan resmi Kementerian Pertahanan terkait bertambahnya jumlah peserta SPPI yang meninggal dunia selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Ketut menyampaikan bahwa seluruh peserta yang meninggal dunia telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut dia, masing-masing peserta memiliki karakteristik dan kondisi kesehatan yang berbeda sehingga penanganannya juga dilakukan sesuai kebutuhan medis.

"Kelima peserta tersebut memiliki karakter, dan kondisi berbeda-beda, seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan," katanya.

Baca Juga :
Kemhan Ganti Istilah Pelatihan Militer Calon Manajer Kopdes Merah Putih usai 5 Peserta Tewas
Kemhan Blak-blakan Soal Pelatihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih: Senam, Jalan Kaki, PBB dan Hormat Militer
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Ambil Langkah Ini Usai 5 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Pelatihan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenperin: PHK 2.500 Buruh Pakerin Sulit Dihindari, Bantuan Terbatas Produksi
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Personel Polri Unjuk Kemampuan di Depan Prabowo Saat Upacara Hari Bhayangkara Ke-80
• 11 jam laludetik.com
thumb
Jakarta Barat Tanam 448 Pohon pada Semester I 2026
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo: Hukum Tidak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik
• 12 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.