Surabaya (beritajatim.com) – Laga big match akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 ketika Portugal menghadapi Kroasia, Jumat (3/7/2026) pukul 06.00 WIB. Pertandingan yang digelar di AT&T Stadium, Arlington, Texas, dipastikan menyajikan duel berkualitas tinggi karena mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil konsisten sepanjang fase grup.
Portugal melangkah ke fase gugur dengan status juara Grup K, sedangkan Kroasia lolos sebagai runner-up Grup L. Keduanya memiliki pengalaman panjang di turnamen besar, sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan ditentukan oleh detail-detail kecil.
Portugal Tampil Meyakinkan Sebagai Juara Grup KTim asuhan Roberto Martínez menunjukkan konsistensi sepanjang penyisihan grup. Meski sempat ditahan imbang Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka, Portugal bangkit dengan dua kemenangan beruntun.
Hasil fase grup Portugal- Imbang 1-1 vs Republik Demokratik Kongo.
- Menang 3-1 vs Uzbekistan.
- Menang 2-1 vs Kolombia.
Dengan koleksi 7 poin, Portugal menutup fase grup di puncak klasemen Grup K. Lini depan tampil produktif, sementara lini tengah yang dikomandoi Bruno Fernandes mampu menjaga keseimbangan permainan.
Kroasia Lolos Sebagai Runner-up Grup LKroasia kembali membuktikan kualitas mereka sebagai langganan turnamen besar. Meski gagal menjadi juara grup, Vatreni tetap tampil solid dan mengamankan tiket babak gugur.
Hasil fase grup Kroasia- Menang 2-1 atas Ghana.
- Imbang 1-1 melawan Panama.
- Kalah 0-1 dari Inggris.
Empat poin cukup membawa Kroasia finis sebagai runner-up Grup L. Kekalahan tipis dari Inggris menunjukkan mereka tetap mampu bersaing melawan tim papan atas dunia.
Perkiraan Susunan PemainPortugal (4-3-3)
Kiper
– Diogo Costa
Belakang
– João Cancelo
– Rúben Dias
– Gonçalo Inácio
– Nuno Mendes
Tengah
– João Neves
– Vitinha
– Bruno Fernandes
Depan
– Bernardo Silva
– Cristiano Ronaldo
– Rafael Leão
Bruno Fernandes
Playmaker Manchester United ini menjadi pusat kreativitas Portugal. Umpan-umpan terobosannya menjadi senjata utama membongkar pertahanan lawan.
Cristiano Ronaldo
Meski telah memasuki usia senja sebagai pesepak bola, Ronaldo tetap menjadi figur sentral. Pengalaman, naluri mencetak gol, dan kepemimpinannya masih sangat dibutuhkan Portugal.
Rafael Leão
Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu membuat Leão menjadi ancaman utama dari sisi kiri.
Kroasia (4-3-3)
Kiper
– Dominik Livaković
Belakang
– Josip Stanišić
– Joško Gvardiol
– Marin Pongračić
– Joško Juranović
Tengah
– Luka Modrić
– Mateo Kovačić
– Lovro Majer
Depan
– Mario Pašalić
– Andrej Kramarić
– Luka Sučić
Luka Modrić
Kapten Kroasia masih menjadi otak permainan. Visi bermain dan pengalaman di laga besar menjadi aset utama Vatreni.
Joško Gvardiol
Bek tengah yang dikenal tangguh dalam duel udara maupun membaca permainan.
Andrej Kramarić
Striker berpengalaman yang memiliki penyelesaian akhir tajam di dalam kotak penalti.
Cristiano Ronaldo vs Joško Gvardiol
Pertarungan antara legenda hidup Portugal dan salah satu bek terbaik dunia akan menjadi sorotan utama pertandingan.
Bruno Fernandes vs Luka Modrić
Dua gelandang kreatif ini diperkirakan menentukan ritme permainan. Siapa yang mampu mengontrol lini tengah akan memberi keuntungan besar bagi timnya.
Rafael Leão vs Josip Stanišić
Kecepatan Leão akan menguji disiplin bertahan Stanišić di sisi kanan pertahanan Kroasia.
- Portugal belum terkalahkan sepanjang fase grup dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang.
- Kroasia hanya kebobolan tiga gol selama penyisihan grup, menunjukkan organisasi pertahanan yang tetap solid.
- Cristiano Ronaldo berpeluang menambah rekor sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah fase gugur Piala Dunia apabila kembali mencetak gol.
- Luka Modrić menjadi salah satu pemain dengan jumlah umpan sukses terbanyak Kroasia selama fase grup.
- Dalam lima pertemuan terakhir di semua ajang, Portugal unggul tipis atas Kroasia dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Portugal sedikit lebih diunggulkan berkat keseimbangan antarlini dan kedalaman skuad yang lebih baik. Roberto Martínez memiliki banyak opsi di bangku cadangan seperti João Félix, Gonçalo Ramos, Francisco Conceição, hingga Pedro Neto yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Di sisi lain, Kroasia tetap menjadi lawan yang sangat berbahaya. Pengalaman bermain di fase gugur turnamen besar membuat Vatreni sulit dikalahkan. Kombinasi Luka Modrić, Mateo Kovačić, dan Joško Gvardiol memberi keseimbangan antara kreativitas, penguasaan bola, dan kekuatan bertahan.
Pertandingan diperkirakan berlangsung dalam tempo sedang dengan kedua tim mengutamakan penguasaan bola. Portugal kemungkinan lebih agresif menyerang melalui Rafael Leão dan Bernardo Silva dari sisi sayap, sedangkan Kroasia mengandalkan kesabaran membangun serangan dari lini tengah.
Faktor penentu pertandingan diprediksi berada di lini tengah. Jika Bruno Fernandes dan Vitinha mampu mengurangi pengaruh Luka Modrić dalam mengatur permainan, Portugal memiliki peluang lebih besar untuk mengontrol jalannya laga. Namun apabila Kroasia berhasil memaksakan ritme permainan sesuai keinginan mereka, duel ini berpotensi berlanjut hingga babak tambahan waktu.
Prediksi SkorPortugal 2-1 Kroasia
Peluang lolosPortugal: 58 persen
Kroasia: 42 persen
Portugal diprediksi mampu mengamankan tiket ke babak 16 besar berkat variasi serangan yang lebih kaya dan kedalaman skuad yang lebih lengkap. Meski demikian, pengalaman Kroasia di pertandingan-pertandingan besar membuat laga ini diperkirakan menjadi salah satu duel paling ketat di babak 32 besar. [kun]




