Cobig Tour Bantah Pernyataan Garuda Indonesia, Tegaskan Visa 361 Jamaah Umrah Sudah Terbit

terkini.id
6 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Direktur Utama Cobig Tour, H. Sufirman, membantah pernyataan resmi Garuda Indonesia yang menyebut sebagian calon jamaah umrah pada penerbangan charter GA1338 rute Makassar–Madinah belum dapat diberangkatkan karena dokumen perjalanan berupa visa belum memenuhi persyaratan hingga batas penutupan proses check-in.

Menurut H. Sufirman, seluruh visa jamaah Cobig Tour yang dijadwalkan berangkat pada 27 Juni 2026 telah diterbitkan sebelum proses keberangkatan. Bahkan, sebagian jamaah telah berhasil menyelesaikan proses check-in secara bertahap sebelum konter ditutup.

“Kami tegaskan bahwa pada 27 Juni 2026 visa jamaah sebanyak 361 orang sebenarnya sudah terbit sebelum keberangkatan. Bahkan proses check-in sudah berjalan secara bertahap,” ujar H. Sufirman kepada Makassar Terkini, Rabu 1 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sekitar satu jam sebelum jadwal keberangkatan, petugas Garuda Indonesia menutup layanan check-in sesuai prosedur operasional maskapai. Saat itu, masih terdapat sejumlah jamaah yang belum sempat menyelesaikan proses check-in.

Sufirman mengaku telah meminta kebijakan atau toleransi kepada petugas agar proses check-in dapat diperpanjang sekitar 30 menit hingga satu jam karena seluruh visa jamaah telah tersedia dan telah diperlihatkan kepada pihak maskapai.

“Kami meminta toleransi sekitar 30 menit hingga satu jam karena visa seluruh jamaah sudah ada. Namun petugas menyampaikan bahwa mereka terikat aturan sehingga check-in tetap ditutup,” katanya.

Akibat penutupan konter tersebut, sejumlah jamaah yang telah berhasil melakukan check-in akhirnya memilih tidak melanjutkan keberangkatan karena tidak ingin berpisah dengan anggota keluarganya yang belum sempat menyelesaikan proses check-in.

Menurut H. Sufirman, kondisi tersebut diperparah dengan perubahan jadwal penerbangan dari rencana semula pada 28 Juni menjadi 27 Juni 2026.

Perubahan itu, kata dia, membuat banyak jamaah dari berbagai daerah harus menyesuaikan kembali perjalanan menuju Makassar setelah sebelumnya membeli tiket penerbangan domestik jauh hari.

Ia juga menilai kebijakan toleransi seharusnya dapat dipertimbangkan karena penerbangan tersebut merupakan penerbangan charter yang hampir seluruh penumpangnya merupakan jamaah Cobig Tour.

“Perubahan jadwal sudah membuat jamaah cukup kerepotan. Mereka datang dari berbagai daerah dan telah membeli tiket domestik jauh hari sebelumnya. Kami berharap saat itu ada kebijakan karena hampir seluruh penumpang merupakan jamaah Cobig Tour,” ungkapnya.

Cobig Tour Tanggung Seluruh Biaya Penjadwalan Ulang

Setelah dipastikan tidak dapat berangkat pada jadwal semula, Cobig Tour segera mengambil langkah untuk memastikan seluruh jamaah tetap memperoleh pelayanan terbaik.

Perusahaan menyediakan akomodasi hotel bagi para jamaah selama menunggu jadwal keberangkatan baru. Seluruh biaya penginapan ditanggung penuh oleh pihak travel.

Selain itu, Cobig Tour kembali menyewa satu pesawat charter untuk memberangkatkan seluruh jamaah tanpa membebankan biaya tambahan kepada peserta umrah.

“Kami tidak ingin jamaah merasa khawatir. Seluruh biaya hotel maupun charter pesawat kami tanggung sepenuhnya dan jamaah tidak dibebankan biaya tambahan sedikit pun,” tegas H. Sufirman.

Sebanyak 361 jamaah akhirnya diberangkatkan pada 30 Juni 2026 menggunakan pesawat charter. Saat ini seluruh jamaah telah tiba di Madinah dan mulai menjalankan rangkaian ibadah umrah.

Garuda Indonesia: Dokumen Harus Lengkap Sesuai Ketentuan

Sebelumnya, Garuda Indonesia melalui siaran pers yang diterbitkan pada 28 Juni 2026 menjelaskan bahwa sebagian calon jamaah umrah pada penerbangan charter GA1338 Makassar–Madinah belum dapat diberangkatkan karena dokumen perjalanan berupa visa umrah belum dapat diselesaikan hingga batas waktu penutupan proses check-in sesuai ketentuan operasional penerbangan internasional.

Maskapai menyebut penerbangan tersebut dijadwalkan mengangkut 393 calon jamaah menuju Madinah.

Dalam keterangannya, Garuda Indonesia menyatakan bahwa hingga batas waktu penutupan check-in hanya 33 calon jamaah yang telah memenuhi seluruh persyaratan dokumen perjalanan sesuai ketentuan keimigrasian dan regulasi penerbangan internasional sehingga dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

Garuda juga menegaskan bahwa dalam setiap penerbangan internasional, maskapai hanya dapat memberangkatkan penumpang yang telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi perjalanan sesuai regulasi yang berlaku.

Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menyampaikan bahwa pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dialami para calon jamaah dan terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan dalam setiap pelaksanaan penerbangan charter umrah.

Meski terdapat perbedaan penjelasan mengenai penyebab tertundanya keberangkatan, H. Sufirman memastikan seluruh jamaah Cobig Tour yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dan seluruh rangkaian perjalanan tambahan, termasuk akomodasi hotel serta penyewaan pesawat charter baru, ditanggung sepenuhnya oleh pihak travel tanpa membebani jamaah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pidato di HUT Bhayangkara, Presiden Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Jadi Pengingat | SAPA MALAM
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
[FULL] Wamenhan Bicara soal Alasan Adakan Latsarmil hingga Penyebab 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Wabup Gowa Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Pemkab dan Polri
• 9 jam laluterkini.id
thumb
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke 0,04 Persen ke Level 5.640
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Populer: JHT Korban PHK Kena Pajak Final; Dana Asing Keluar dari IHSG
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.