Kemhan Pangkas Waktu Pelatihan 'Bela Negara' Calon Manajer Kopdes Jadi Dua Minggu

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kemhan Pangkas Waktu Pelatihan 'Bela Negara' Calon Manajer Kopdes Jadi Dua MingguNasional | okezone | Rabu, 1 Juli 2026 - 22:30Dengarkan Berita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memangkas durasi pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) pada program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih. Pelatihan Bela Negara menjadi 2 minggu, sementara 1 bulan lainnya akan dilatih manajerial.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menyampaikan telah mengevaluasi program pelatihan calon manajer KDMP ini. Salah satu yang dievaluasi yakni model pembinaan.

"Yang semula mereka juga akan menjadi komponen cadangan, kami sudah tetapkan bahwa mereka hanya diberikan pembinaan pendidikan pelatihan Bela Negara," kata Donny saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2026).

Donny memastikan para calon manajer KDMP tak akan dilatih ala militer lagi, baik persenjataan maupun teknik perang. "Jadi mereka hanya diberikan pelajaran terkait dengan nasionalisme, terkait dengan patriotisme, terkait dengan disiplin ya jadi seperti mengikuti jadwal harian itu juga melatih disiplin waktu mereka juga," ucap Donny.

Baca Juga:Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran

Pihaknya memberikan pelajaran kepada calon manajer KDMP terkait kepemimpinan. Hal itu ditujukan lantaran para peserta SPPI akan memimpin koperasi.

"Dari segi waktu juga berkurang juga yang tadinya Komponen Cadangan selama satu bulan, ini Bela Negara juga kami perpendek menjadi dua minggu. Nah kemudian sisanya yang satu bulan itu adalah untuk pendidikan dan pelatihan manajerial tergantung SPPI ini arahnya ke mana," ujar Donny.

"Kalau yang ke koperasi mereka akan lebih banyak diberikan materi modul-modul terkait dengan koperasi, kalau yang kampung nelayan mereka akan diberikan modul-modul terkait dengan kampung nelayan tersebut," tambahnya.

Donny mengatakan, pelatihan manajerial ini akan dilakukan oleh kementerian teknis terkait, seperti Kementerian Koperasi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Namun tempat pembelajaran, tempat pendidikan tetap di 67 Satdik tersebut, cuma waktunya saja yang berubah. Nah itu adalah terkait dengan kami telah merevisi program tersebut," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPS: Nilai Tukar Petani Turun 0,06 Persen pada Juni 2026
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Wall Street Menguat, Investor Yakin Keuangan Perusahaan Masih Baik
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
BPS: Neraca Perdagangan Defisit 1,61 Miliar Dollar AS, Pertama Kali dalam Enam Tahun Terakhir
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sebut Sosmed Tempat Sampah, Ramzi Dukung Rizky Billar Polisikan Netizen yang Fitnah Asila Maisa
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.