Usai Bocah Tewas Terjatuh ke Lubang, Legislator Desak Seluruh Proyek Pemprov DKI Diaudit

kompas.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendesak Inspektorat DKI Jakarta segera mengaudit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Desakan itu disampaikan menyusul tewasnya seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun yang terperosok ke lubang proyek di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

"Saya meminta Inspektorat DKI melakukan audit kepatuhan terhadap standar keselamatan seluruh proyek yang berada di bawah koordinasi Pemprov DKI, sehingga kejadian serupa tidak terulang di lokasi lain," kata Kevin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

Baca juga: Viral Rusa Lepas dan Berlari di Jalanan Pancoran, Ternyata dari Sini Asalnya

Ia menambahkan, belasungkawa dan pendampingan keluarga korban adalah kewajiban bagi pemerintah, tetapi harus disertai evaluasi keamanan.

Ia pun merespons pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mempersilakan pihak keluarga korban menempuh jalur hukum.

Menurut dia, hal tersebut merupakan langkah yang wajar dan patut dihormati sebagai bagian dari negara hukum.

"Dalam negara hukum, siapa pun berhak mencari keadilan melalui mekanisme hukum apabila merasa dirugikan, dan pemerintah harus menghormati proses tersebut," jelasnya.

Namun, Kevin menggarisbawahi bahwa evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan proyek-proyek di Jakarta jauh lebih mendesak untuk segera dilakukan.

Evaluasi ini penting agar tidak ada lagi nyawa warga, khususnya anak-anak, yang melayang akibat minimnya standar keamanan proyek.

Menurut dia, evaluasi harus menyeluruh terhadap proyek-proyek yang dikerjakan Pemprov DKI, termasuk yang melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

"Area proyek wajib memiliki pagar pengaman yang memadai, rambu peringatan yang jelas, pencahayaan yang cukup, serta pengawasan yang ketat agar tidak membahayakan masyarakat, terutama anak-anak," ungkap Kevin.

Baca juga: Tanggapan Kuasa Hukum Usai 3 Karyawan Percetakan yang Disekap Bos Dilaporkan Balik

Ia juga meminta agar investigasi yang tengah dilakukan Polsek Tebet terhadap peristiwa ini berjalan objektif dan transparan.

Menurut dia, jika terbukti ada unsur kelalaian pemerintah ataupun pelaksana, pihak yang bertanggung jawab harus dituntut untuk diproses secara hukum.

"Pembangunan memang harus terus berjalan, tetapi jangan sampai mengorbankan keselamatan warga. Tidak boleh ada satu pun proyek yang mengabaikan aspek keamanan karena nyawa manusia jauh lebih berharga daripada target penyelesaian pekerjaan," tutur Kevin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Balita Tewas Masuk Galian

Sebelumnya diberitakan, seorang bocah terperosok ke lubang proyek pembangunan Lapangan Multifungsi Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IJBA Bidik Gelar Juara pada Indonesia Jetsport World Series 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Minta Polri Bela dan Rasakan Penderitaan Rakyat
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
IHSG Kamis dibuka menguat 14,72 poin ke posisi 5.709
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Digitalisasi Bansos Nasional Perlu Melalui Uji Coba di Tiga Klaster Daerah
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
MDIY Siap Bagi Dividen, Catat Tanggalnya!
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.