Washington (ANTARA) - Amerika Serikat harus menempuh langkah untuk memperkuat hubungan pertahanannya dengan Turki, kata Duta Besar AS untuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Matthew Whitaker kepada Fox News, Rabu.
"Turki adalah sekutu yang sangat kapabel. Mereka berkomitmen kuat terhadap aliansi NATO serta keamanan diri mereka sendiri dan sekutu-sekutunya," kata Whitaker.
"Kami perlu terus memperkuat hubungan tersebut," tambahnya.
Dubes Whitaker menegaskan kembali pernyataannya dengan mengatakan bahwa semua anggota NATO lainnya harus mengikuti jejak Ankara dalam hal output industri militer.
"Kita harus memastikan semua pihak bergerak cepat. Presiden AS Donald Trump tahu persis bagaimana menjalankan strategi ini. Mesin-mesin tersebut penting untuk membangun dan memperkuat aliansi demi kepentingan Amerika Serikat," tambah Whitaker.
KTT NATO akan diselenggarakan di Ankara pada 7-8 Juli.
Sebelumnya pada 23 Juni, otoritas Turki menyatakan bahwa agenda pertemuan tersebut akan mencakup dukungan lebih lanjut bagi Ukraina, penguatan kemampuan pertahanan aliansi, situasi di Timur Tengah, serta kerja sama di bidang industri pertahanan.
Untuk pertama kalinya, Forum Industri Pertahanan NATO akan digelar sebagai bagian dari KTT yang melibatkan negara-negara anggota dan sejumlah perwakilan industri terkemuka.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS sebut penjualan F-16 ke Turki tidak terkait aksesi Swedia ke NATO
Baca juga: Turki-AS sepakat lanjutkan kerja sama bilateral positif
"Turki adalah sekutu yang sangat kapabel. Mereka berkomitmen kuat terhadap aliansi NATO serta keamanan diri mereka sendiri dan sekutu-sekutunya," kata Whitaker.
"Kami perlu terus memperkuat hubungan tersebut," tambahnya.
Dubes Whitaker menegaskan kembali pernyataannya dengan mengatakan bahwa semua anggota NATO lainnya harus mengikuti jejak Ankara dalam hal output industri militer.
"Kita harus memastikan semua pihak bergerak cepat. Presiden AS Donald Trump tahu persis bagaimana menjalankan strategi ini. Mesin-mesin tersebut penting untuk membangun dan memperkuat aliansi demi kepentingan Amerika Serikat," tambah Whitaker.
KTT NATO akan diselenggarakan di Ankara pada 7-8 Juli.
Sebelumnya pada 23 Juni, otoritas Turki menyatakan bahwa agenda pertemuan tersebut akan mencakup dukungan lebih lanjut bagi Ukraina, penguatan kemampuan pertahanan aliansi, situasi di Timur Tengah, serta kerja sama di bidang industri pertahanan.
Untuk pertama kalinya, Forum Industri Pertahanan NATO akan digelar sebagai bagian dari KTT yang melibatkan negara-negara anggota dan sejumlah perwakilan industri terkemuka.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: AS sebut penjualan F-16 ke Turki tidak terkait aksesi Swedia ke NATO
Baca juga: Turki-AS sepakat lanjutkan kerja sama bilateral positif





