Suhardiman Amby Jadi Bupati Kuansing ke-7 yang Kena OTT KPK

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Suhardiman Amby menjadi Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) ke-7 yang terkena operasi tangkap tangan (OTT).

Adapun Suhardiman telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing, Riau.

Baca Juga :
Mobil Land Cruiser Bupati Kuansing Sempat Dijual ke Showroom untuk Hilangkan Jejak Korupsi
KPK Duga Penghasilan Petani di Kuansing Dipotong Buat Urus Pelepasan Hutan

"Kami perlu sampaikan bahwa upaya penindakan oleh KPK kali ini merupakan yang ketujuh kalinya di wilayah Riau," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Ahmad Taufik Husein di gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.

Taufik menyebutkan beberapa perkara yang menjerat kepala daerah di Riau. Antara lain kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran hingga kasus pemerasan.

Berikut ini tujuh kepala daerah di Riau yang jadi tersangka di KPK:

1. Pada tahun 2007 terkait pengadaan mobil pemadam kebakaran;

2. Pada tahun 2012 terkait dengan pengadaan fasilitas untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON);

3. Pada tahun 2014 terkait suap alih fungsi hutan;

4. Pada tahun 2021 terkait suap perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU);

5. Pada tahun 2023 terkait pemotongan anggaran;

6. Pada 3 November 2025, KPK juga melakukan tangkap tangan terkait dugaan tindak pemerasan di Pemprov Riau. Saat ini persidangannya masih bergulir.

7. Jual Beli Jabatan Sekda - Bupati Kuansing Suhardiman Amby.

KPK menjelaskan dugaan suap itu terjadi saat Pemerintah Kabupaten Kuansing membuka seleksi terbuka untuk jabatan Sekretaris Daerah (sekda) pada April 2025.

Saat itu, terdapat dua pejabat yang mengikuti seleksi calon Sekda, yakni FHD, yang saat itu menjabat asisten I sekaligus pelaksana tugas (Plt) Sekda, serta ZKN alias Zulkarnain, yang merupakan kepala Dinas pekerjaan umum (PU).

Ia menyebutkan ZKN saat itu membeli mobil Pajero Sport senilai Rp 700 juta dengan cara kredit demi menduduki jabatan Kadis PUPR Kuansing. Pembeliannya juga dibantu oleh pihak swasta bernama Ardiles selaku Dirut PT Mitra Ideal Consultant.

Dalam proses seleksi tersebut, Suhardiman diduga meminta sebuah mobil mewah kepada calon yang ingin menduduki jabatan Sekda.

"Saudara SA selaku Bupati Kuansing diduga meminta sebuah unit mobil SUV Toyota Land Cruiser 300 GRS kepada calon yang akan menduduki posisi Sekretaris Daerah," kata Ahmad Taufik kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 1 Juli 2026.

Baca Juga :
2 Kali Bupati Kuansing Kena OTT dalam 5 Tahun, KPK Lontarkan Pernyataan Menohok
KPK Beberkan Kronologi Suap Bupati Kuansing hingga Dapat Mobil Mewah dari Calon Sekda
KPK Ungkap Bupati Kuansing Terlibat Suap Jual Beli Jabatan Sejak 2021

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jet Li Ungkap Fakta Mengejutkan, Dua Putri Sulungnya Sudah Dijamin Hidup hingga Usia 100 Tahun
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Arab Saudi dan Turkiye Bentuk Forum Bisnis Permanen untuk Perkuat Perdagangan dan Investasi
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Kelangkaan Solar di Surabaya, Pemprov Jatim Tambah Kuota Distribusi
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
BPS Klaim Inflasi Indonesia Terkendali Hingga Juni 2026, Apa Indikasinya?
• 12 menit laludisway.id
thumb
Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia Didorong Perkuat Kemandirian Alutsista
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.