Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha terus menggegerkan publik. Berbagai fakta terbaru terus bermunculan untuk mengungkap misteri penyebab kematiannya.
TRIGGER WARNING BUNUH DIRI: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Dokter Icha sendiri tewas bunuh diri. Penyebabnya diduga akibat perlakuan intimidasi dilakukan oleh tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Awal mulanya terjadi di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Sabtu (13/6/2026). Dokter Icha saat itu bertugas menangani seorang pasien anak korban gigitan bisa ular.
Ketegangan memuncak sejak korban tidak direkomendasikan menggunakan vaksin tertentu. Hal ini mendorong dua pria tiba-tiba datang mengaku sebagai anggota DPRD TTU untuk protes dengan nada tinggi.
Tidak hanya protes, berbagai ancaman disebut terus menerpa dr Icha. Hal ini membuat dokter muda tersebut depresi berat dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
5 Fakta Terbaru Kasus Kematian Dokter Icha- Instagram @kemenkes_ri
Hingga kini, terdapat sejumlah fakta terbaru yang berhasil dirangkum tvOnenews.com pada Kamis (2/7/2026). Tujuannya untuk mengungkap kabar terkini terkait kasus kematian Dokter Icha.
1. Status Izin Operasional RS Leona Kefamenanu
Direktur RS Leona Kefamenanu, Rizky Anugrah Dewati muncul ke ruang publik. Tujuannya untuk mengungkap status izin operasional hingga sikap terkait kasus kematian Dokter Icha.
Dokter Rizky menyampaikan bahwa, RS Leona Kefamenanu hingga kini masih tetap beroperasi secara normal. Bahkan, tak sedikit pasien terus berobat hingga masih butuh mendapat pelayanan kesehatan.
"Kami masih melayani semua pasien-pasien yang datang ke Rumah Sakit Leona Kefamenanu," ungkapnya saat dihubungi tvOne.
Ia berharap Pemda Kabupaten TTU bersinergi dengan RS Leona. Sebab, rumah sakit tersebut merupakan salah satu mitra dari pemerintah setempat.
2. RS Leona Kawal Kasus Kematian dr Icha
Dalam kesempatan yang sama, Dokter Rizky menyampaikan prioritas utama dari RS Leona. Pihaknya bersikap kooperatif terkait kasus dr Icha.




