Eramet, Perusahaan Prancis Beri Beasiswa Kepada Puluhan Anak Cerdas Asal Indonesia Timur Melalui KBF

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kitong Bisa Foundation (KBF) bersama Eramet Indonesia resmi menutup Program Beasiswa Eramet Beyond melalui acara bertajuk "Eramet Beyond: From Journey to Impact" yang diselenggarakan pada 29–30 Juni 2026 di Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh 41 peserta dari berbagai wilayah Indonesia Timur yang selama hampir dua tahun terakhir mengikuti program pengembangan pendidikan dan kepemimpinan.

BACA JUGA: Selamat, Juru Masak Dapur MBG Yayasan Kitong Bisa Papua Dapat Sertifikat Chef

Sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di Indonesia Timur, KBF memandang program ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing.

BACA JUGA: Kementan dan Yayasan Kitong Bisa Bersinergi Ciptakan 100 Ribu Petani Milenial

CEO Kitong Bisa Foundation Mohammad Afif Dzulqifli mengatakan bahwa pendidikan tinggi masih menjadi kesempatan yang belum dapat diakses oleh sebagian besar generasi muda Indonesia.

Oleh karena itu, program beasiswa harus mampu menghasilkan dampak yang lebih luas daripada sekadar membantu mahasiswa menyelesaikan studi.

BACA JUGA: Bersama Universitas Siber Asia, Kemenko PM Luncurkan Beasiswa 500 Kader Pemberdayaan Masyarakat

"Menurut data BPS, hanya sekitar 32 persen lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Artinya, kesempatan untuk kuliah merupakan privilege yang tidak dimiliki semua orang. Ketika kesempatan tersebut diperkuat dengan beasiswa, maka lahir pula tanggung jawab untuk memberikan dampak bagi masyarakat. Kami berharap para awardee dapat menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi daerahnya masing-masing," ujar Afif.

Menurut Afif, keberhasilan sebuah program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat atau capaian akademik peserta, tetapi juga dari kemampuan mereka menciptakan perubahan nyata di lingkungan sekitar.

Dia menjelaskan  selama mengikuti Program Beasiswa Eramet Beyond, para awardee memperoleh berbagai pembekalan yang meliputi pengembangan kepemimpinan, peningkatan kapasitas diri, mentoring, serta kesempatan untuk mengimplementasikan berbagai inisiatif sosial di komunitas mereka.

"KBF percaya bahwa pendidikan harus melahirkan pemimpin yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian sosial. Oleh karena itu, kami tidak hanya mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membangun karakter dan semangat kontribusi agar mereka dapat kembali membangun daerah asalnya," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, KBF juga menyampaikan apresiasi kepada Eramet Indonesia atas kolaborasi yang telah terjalin selama pelaksanaan Program Beasiswa Eramet Beyond sejak diluncurkan pada November 2024.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Eramet Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada KBF untuk menjalankan Program Beyond Scholarship selama dua tahun terakhir. Kolaborasi ini telah memberikan pengalaman berharga dan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para peserta" kata Afif.

Sebagai mitra program, CEO Eramet Indonesia Jérôme Baudelet menegaskan investasi pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia percaya pendidikan itu adalah fondasi utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. 

“Melalui Program Beasiswa Eramet Beyond, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengembangkanpotensi mereka, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan menciptakan dampak positif di daerah asalnya. Kami berharap perjalanan mereka melalui program ini menjadi awal dari  kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan daerah maupun Indonesia," kata Jérôme dalam acara penutupan program Eramet Beyond di Jakarta, Selasa (30/6).

Acara penutupan juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dari sektor pendidikan dan industri, termasuk Kevin Alexander Woodward, Djodi Hadi, serta Rian Farhady, yang berbagi pengalaman dan inspirasi kepada para peserta.

Mengusung tema "From Journey to Impact", kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan para peserta sekaligus perayaan atas berbagai pencapaian yang telah diraih selama program berlangsung.

Bagi KBF, program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan semakin banyak generasi muda Indonesia Timur memperoleh akses pendidikan, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, serta mengambil peran dalam pembangunan daerah dan bangsa.

"Pesan kami sederhana: pulanglah dan bangun daerahmu. Indonesia Timur membutuhkan lebih banyak anak muda yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga hadir sebagai solusi bagi masyarakat di sekitarnya," ujar Afif.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gelombang Panas Eropa, Spanyol Catat Rekor Kematian Tertinggi Pada Bulan Juni
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
BNPB Buka Jalur Darat Jangkau Titik Pusat Kebakaran TPA Jatiwaringin
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Tantangan Dana Pensiun Jaga Kinerja Investasi di Tengah Dinamika Pasar
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Kapolri Menyatakan Desk Ketenagakerjaan Polri Telah Memfasilitasi 4.216 Buruh Terdampak PHK Kembali Bekerja
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Cara Nonton Streaming Inggris vs Kongo Piala Dunia 2026 atau di TVRI
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.