Presiden Belarusia Alexandr Lukashenko menginap di Istana Negara selama kunjungan kenegaraannya ke Indonesia.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan, hal itu dilakukan atas keinginan Lukashenko dan diputuskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Ya, saya kira kita memberikan penghormatan karena biasanya juga kalau kunjungan kenegaraan, presiden yang lain berkehendak di hotel. Tapi beliau kali ini ingin berkehendak untuk bisa di Istana. Tadinya di Wisma Negara, tapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif ya di Istana," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/7).
Sugiono mengatakan, Lukashenko menjadi kepala negara pertama yang menginap di Istana Negara saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
"Presiden yang pertama di Istana Negara. Kalau di Wisma Negara, terakhir itu Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen," ujarnya.
Lukashenko melakukan kunjungan kenegaraan balasan ke Indonesia setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Belarusia pada pertengahan Juli 2025 lalu.
Dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, kedua pemimpin dijadwalkan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan, energi, dan perdagangan.





