Kudus: Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengajak orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan pada 13 Juli 2026. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan komunikasi antara orang tua dengan pendidik.
"Mari memanfaatkan hari pertama masuk sekolah sebagai momentum bagi orang tua yang memiliki anak usia sekolah untuk mengantarkan anaknya ke sekolah pada tahun ajaran 2026/2027, sebagai salah satu penguatan komunikasi antara orang tua dengan pendidik," ujar Sam'ani Intakoris di Kudus, seperti dilansir Antara, Kamis, 2 Juli 2026.
Ia mendorong kehadiran orang tua secara langsung di momentum mengantarkan anak pada hari pertama sekolah di satuan pendidikan. Selain menjadi penguat komunikasi, kata Sam'ani, kehadiran orang tua juga untuk memantau perkembangan akademik anak, pembentukan karakter, serta penguatan kualitas relasi dalam keluarga.
Baca Juga :
Liburan Sekolah, KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Yogyakarta-Palur
Ia juga meminta jajarannya di masing-masing organisasi perangkat daerah, mulai dari camat hingga kepala desa dan lurah, agar mengkampanyekan gerakan ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah kepada masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kudus, Harjuna Widada, mengatakan sudah menindaklanjuti surat edaran bupati terkait pelaksanaan gerakan ayah mengantar anak pada hari pertama sekolah.
Ilustrasi sekolah. (Dok. Medcom.id)
"Harapannya, pihak sekolah tingkat TK, SD, hingga SMP di Kabupaten Kudus menyampaikan imbauan tersebut kepada wali murid untuk mengantarkan anaknya pada hari pertama sekolah," ujar Harjuna Widada, Kamis, 2 Juli 2026.
Kalaupun tidak ada ayah, kata dia, bisa meminta ibunya atau saudaranya yang memungkinkan untuk mengantarkan anak pada hari pertama masuk ke sekolah. Hal ini sebagai upaya mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
"Harapannya, bisa menciptakan kedekatan emosional dan meningkatkan rasa percaya diri anak," ujarnya.




