jpnn.com, JAKARTA - Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menjadi presiden pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta Pusat saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Sugiono saat kunjungan Aleksandr Lukashenko.
BACA JUGA: Menko Airlangga & Menlu Belarus Bahas Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia
“(Selama di Indonesia menginap) di Istana Negara,” ucap Sugiono di halaman Istana Merdeka, pada Kamis (2/7).
Sugiono menuturkan alasan Lukashenko menginap di Istana Negara karena permintaan langsung dari orang nomor satu di Belarusia itu.
BACA JUGA: Tegaskan Dukungan untuk Rusia, Presiden Belarusia: Kami Punya Tentara yang Bersatu
"Kita memberikan penghormatan karena biasanya juga kalau kunjungan kenegaraan presiden yang lain berkehendak di hotel, tetapi beliau kali ini ingin berkehendak untuk bisa di istana,” kata dia.
Sebelumnya, Lukashenko hendaknya menginap di Wisma Negara, namun diubah ke Istana Negara agar lebih representatif.
BACA JUGA: Bupati Kuansing Jadi Tersangka, Politikus Gerindra Ingatkan Pesan Prabowo
“Presiden yang pertama di Istana Negara. Kalau di Wisma Negara terakhir itu Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen,” tuturnya.(dit/jpnn)
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



