Rangnick Puji Lamine Yamal Jelang Laga Austria Kontra Spanyol

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Los Angeles: Pelatih timnas Austria, Ralf Rangnick, melontarkan pujian kepada bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, jelang pertemuan kedua tim pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Meski mengakui kualitas sang pemain, Rangnick menegaskan Austria telah menyiapkan strategi khusus untuk membatasi pergerakannya.
 
Austria akan menghadapi Spanyol dalam laga babak 32 besar yang digelar di Los Angeles pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Duel tersebut menjadi penentu untuk memastikan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
 
Dikutip dari ESPN, Rangnick menyebut Lamine Yamal sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki sepak bola dunia saat ini. Menurutnya, pemain sayap berusia muda itu memiliki masa depan yang sangat panjang apabila mampu menjaga kondisi fisik dan mentalnya.
 

Baca Juga :

Vitinha Minta Suporter Portugal Tetap Percaya dengan Pemain Jelang Laga Melawan Kroasia
 
 
"Dia adalah pemain yang luar biasa, dan dia akan tetap menjadi pemain hebat selama 12, 13, 14 tahun ke depan atau bahkan lebih lama jika dia tetap sehat dan memiliki mental yang baik," ujar Rangnick dalam wawancara jelang pertandingan.
 
Meski memberikan apresiasi tinggi kepada Yamal, pelatih asal Jerman itu menegaskan Austria tidak akan membiarkan pemain FC Barcelona tersebut tampil leluasa sepanjang pertandingan.
 
Rangnick mengatakan timnya memiliki tanggung jawab untuk mengurangi pengaruh Yamal terhadap permainan Spanyol. Salah satu caranya adalah dengan membatasi ruang gerak sang winger setiap kali menerima bola.
 
Pelatih berusia 68 tahun itu bahkan membandingkan pendekatan yang akan diterapkan kepada Yamal dengan strategi Austria saat menghadapi Argentina pada fase grup Piala Dunia 2026. Kala itu, Austria memberikan penjagaan ketat kepada kapten Argentina, Lionel Messi, sehingga mampu meminimalkan ancamannya.
 

Baca Juga :

Crsitiano Ronaldo vs Luka Modric, Akankah jadi Last Dance di Piala Dunia 2026?
 
 
"Jika Anda melihat Messi, Anda dapat melihat bahwa dia bisa memainkan banyak pertandingan. Dia adalah salah satu pemain yang akan kami awasi dengan sangat cermat besok. Kami akan mencoba untuk tidak memberinya ruang ketika dia mulai menggiring bola. Dia adalah pemain yang disukai semua penggemar, tetapi tugas kami adalah memastikan dia menguasai bola sesedikit mungkin," kata Rangnick.
 
Strategi serupa diperkirakan akan diterapkan kepada Lamine Yamal. Austria berupaya menutup ruang gerak pemain berusia 18 tahun itu agar tidak leluasa membangun serangan maupun menciptakan peluang bagi Spanyol.
 
Laga ini diprediksi menjadi ujian berat bagi Austria mengingat Spanyol datang dengan materi pemain yang lebih berpengalaman. Di sisi lain, keberhasilan meredam pergerakan Yamal diyakini menjadi salah satu kunci apabila Austria ingin melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marinir TNI AL Ajarkan Teknik Jungle Survival ke Prajurit Dunia di RIMPAC 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
PLN Pastikan Pemadaman Bergilir Sudah Tuntas usai Pasokan Batu Bara Kembali Normal
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Sony Setop Produksi Cakram Fisik untuk Gim PlayStation Mulai 2028
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Geng Motor Brutal Bersenjata Serang 2 Pemuda di Maros Terekam CCTV, Pelaku Diburu Polisi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Satgas Damai Cartenz Duga Pesawat AMA di Balinggama Dibakar KKB
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.