Bisnis.com, JAKARTA — PT OCBC Sekuritas Indonesia meraih penghargaan The Most Integrated Investment Ecosystem dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026).
Penghargaan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Strategis Bisnis Indonesia Group Maria Yuliana Benyamin serta Kepala Divisi Pemberitaan Bisnis Indonesia Group Setyardi Widodo dan diterima President Director PT OCBC Sekuritas Indonesia Betty Goenawan.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan OCBC Sekuritas Indonesia dalam membangun ekosistem investasi yang terintegrasi secara menyeluruh, menghubungkan layanan sekuritas, perbankan, dan platform digital dalam satu pengalaman investasi yang seamless bagi nasabah ritel maupun institusi di Indonesia.
BIA merupakan acara tahunan yang digelar oleh Bisnis Indonesia Group sejak 2002 sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja unggul emiten dan korporasi di Tanah Air. Dalam gelaran BIA tahun ini, tema yang diusung adalah Where Growth Meets Strength.
Penghargaan diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang berkinerja terbaik berdasarkan penilaian dewan juri, di antaranya Ketua Dewan Juri BIA 2026 sekaligus Senior Economist di Creco Research Raden Pardede, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) Eduardus Tandelilin, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih, dan Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo.
OCBC Sekuritas dinilai unggul dalam kategori ini atas strategi membangun konektivitas layanan investasi lintas platform, mulai dari perdagangan efek, riset pasar, hingga sinergi dengan ekosistem digital dan perbankan grup OCBC.
Sebagai anggota Bursa Efek Indonesia, perusahaan memegang lisensi ganda sebagai Perantara Perdagangan Efek dan Penjamin Emisi Efek, yang memungkinkannya melayani solusi investasi pasar modal sekaligus pembiayaan ekuitas dan utang bagi nasabah individu maupun korporasi.
Salah satu bukti konkret strategi integrasi ekosistem ini adalah kemitraan strategis dengan PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) yang diresmikan pada Januari 2026. Melalui kolaborasi tersebut, pengguna platform Makmur kini dapat mengakses investasi saham dan reksa dana dalam satu aplikasi, memperluas jangkauan partisipasi investor ritel di pasar modal nasional.
Integrasi ekosistem OCBC Sekuritas juga terhubung dengan kapabilitas grup OCBC secara lebih luas. Bersama PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Great Eastern Life Indonesia (GELI), OCBC Sekuritas menjadi bagian dari rantai layanan yang mencakup perbankan, pasar modal, dan asuransi jiwa dalam satu ekosistem wealth management yang saling terhubung secara digital.
Bisnis wealth management grup OCBC sendiri mencatatkan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29% sepanjang periode 2022 hingga Desember 2025, dengan total aset kelolaan menembus lebih dari Rp120 triliun. Proporsi transaksi kekayaan melalui kanal digital meningkat dari 30% pada 2024 menjadi 44% pada 2025, sementara volume transaksi obligasi lewat platform digital tumbuh 89% secara tahunan.
OCBC Sekuritas merupakan anak perusahaan dari OCBC Bank Singapura, grup layanan keuangan terbesar kedua di Asia Tenggara berdasarkan aset, dengan peringkat kredit Aa1 dari Moody's serta AA- dari Fitch dan S&P. Grup OCBC memiliki lebih dari 400 cabang dan kantor di sembilan negara, termasuk Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Thailand, China, Hong Kong, Makau, dan Taiwan.





