Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pertumbuhan awan hujan akibat dinamika atmosfer akan meningkat pada Jumat, 3 Juli 2026. Kondisi atmosfer yang dipengaruhi sirkulasi siklonik memicu potensi cuaca signifikan di Maluku, sehingga perlu diwaspadai.
Prakirawan Cuaca BMKG, Sastya, mengungkap sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra Barat dan Samudera Pasifik utara Papua. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari perairan barat Sumatra Barat hingga Samudera Hindia barat Sumatra Barat, di Samudera Pasifik utara Papua, serta di sekitar pusat sirkulasi.
Baca Juga :
Hujan Lebat Mengintai Sumatra Utara Sepekan ke Depan"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi, sehingga memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di berbagai daerah. Masyarakat diharap waspada terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Maluku," ujar Sastya, dalam laporan infoBMKG, dikutip Jumat, 3 Juli 2026. Prakiraan Cuaca Kota-kota Besar Untuk prakiraan cuaca di kota-kota besar, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di tengah musim kemarau. Berikut rinciannya:
-
Hujan petir: Banjarmasin dan Tanjung Selor.
-
Hujan sedang: Nabire
-
Hujan ringan: sebagian besar wilayah Sumatra, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Kendari, Ambon, Mamuju, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.
-
Cerah berawan: Banda Aceh, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Kupang, Makassar, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, dan Merauke.
-
Kabut: Yogyakarta.




