Bisnis.com, JAKARTA — PT Toyota Astra Motor (TAM) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga performa penjualan di tengah tantangan industri otomotif pada paruh kedua 2026. Strategi yang ditempuh meliputi peluncuran model baru hingga kemudahan skema pembiayaan untuk mendorong permintaan pasar.
Vice President Toyota Astra Motor Jap Ernando Demily menilai kondisi pasar otomotif mulai menunjukkan perbaikan pada semester I/2026. Meski demikian, dia mengakui situasi bisnis masih dibayangi berbagai tekanan sehingga pelaku industri perlu tetap berhati-hati dalam menyusun strategi.
"Ke depan, kami tetap mencermati berbagai dinamika terkini, seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga bahan bakar, serta perkembangan konflik di Timur Tengah, yang berpotensi berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat," ujar Ernando kepada Bisnis, Kamis (2/7/2026).
Dia menjelaskan, kinerja penjualan Toyota selama Januari-Mei 2026 mencapai sekitar 111.000 unit. Realisasi tersebut meningkat 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan menguasai pangsa pasar sekitar 31%.
Kontributor terbesar penjualan Toyota sepanjang 5 bulan pertama 2026 masih berasal dari Kijang Innova dengan volume sekitar 27.000 unit. Selanjutnya, Avanza-Veloz mencatat penjualan sekitar 24.000 unit, disusul Rush yang terjual sekitar 13.000 unit.
"Capaian ini menjadi sinyal positif di tengah kondisi makroekonomi yang masih cukup menantang," jelasnya.
Baca Juga
- Toyota Gandeng Joby Aviation, Ekspansi ke Bisnis Taksi Terbang
- Gangguan Software Paksa Toyota, Subaru, dan Lexus Tarik 21.000 Mobil Listrik
- Pabrik Otomotif Pindah ke Vietnam, Toyota (TMMIN) Soroti Daya Saing RI
Untuk mempertahankan momentum tersebut, Toyota tetap mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan konsumen melalui pengembangan ekosistem mobilitas yang didukung berbagai mitra lokal.
Bersama jaringan dealer dan perusahaan pembiayaan, perseroan juga menawarkan beragam program kepemilikan kendaraan yang dinilai lebih kompetitif.
"Mulai dari opsi DP rendah, pilihan tenor yang lebih panjang, skema cicilan yang lebih fleksibel, car ownership program untuk perusahaan, serta program jaminan harga jual kembali yang salah satunya diaplikasikan untuk model Veloz HEV," katanya.
Selain menghadirkan program pembiayaan, Toyota juga telah menyiapkan penyegaran produk serta model baru yang diperkirakan meluncur dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
"Ke depannya, kami telah menyiapkan berbagai penyegaran produk maupun produk baru yang akan diperkenalkan di GIIAS serta pada sisa semester II/2026," pungkas Ernando.
Salah satu model terbaru yang diluncurkan yakni Toyota Hilux 2,8L Double Cabin generasi terbaru berpenggerak empat roda (4x4) yang dibanderol mulai dari Rp466,3 juta.
Adapun, penjualan wholesales kendaraan nasional sepanjang Januari—Mei 2026 mencapai 359.015 unit atau meningkat 12,8% secara tahunan. Sementara itu, penjualan ritel pada periode yang sama tercatat 359.490 unit, naik 8,8% dibandingkan lima bulan pertama tahun lalu.





