IHSG Menguat 2 Persen Pagi Ini, Saham Konglo dan Bank Besar Semringah

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada Jumat (3/7/2026), mengawali Juli di zona hijau.

IHSG Menguat 2 Persen Pagi Ini, Saham Konglo dan Bank Besar Semringah. (Foto: IDXChannel)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat untuk hari ketiga berturut-turut pada Jumat (3/7/2026), mengawali Juli di zona hijau, seiring kenaikan saham konglomerasi dan bank besar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.15 WIB, IHSG melesat 1,95 persen ke 5.856,86, usai sempat menguat 2,12 persen di awal sesi.

Baca Juga:
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.806, Seluruh Sektor Hijau

Nilai transaksi mencapai Rp1,68 triliun dan volume perdagangan 3,16 miliar saham.

Sebanyak 438 saham naik, 131 turun, dan 390 sisanya stagnan.

Baca Juga:
HMSP Teken Perjanjian Lisensi Merek Dagang Produk Tembakau Habis Pakai dengan PMPSA, Ini Rinciannya

Saham konglomerat kenamaan melonjak, seperti Grup Salim hingga Barito. Demikian pula, saham-saham bank besar ikut bertenaga, dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) memimpin kenaikan 3,08 persen ke Rp4.020 per unit.

BRI Danareksa Sekuritas menjelaskan pasar pada hari ini akan mencermati data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang menunjukkan penambahan tenaga kerja hanya 57 ribu pada Juni, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 110 ribu.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik Jadi Rp2.651.000 per Gram

Kondisi tersebut mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja akibat tingginya suku bunga.

Menurut BRI Danareksa, data tersebut berpotensi meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed sehingga menjadi sentimen positif bagi aset-aset berisiko.

Secara teknikal, BRI Danareksa memperkirakan IHSG bergerak terbatas menjelang akhir pekan dengan level support di 5.560 dan resistance di 5.820.

Apabila berhasil menembus area resistance, kata BRI Danareksa, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan seiring membaiknya sentimen global.

Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas mencatat pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif untuk menarik investor berinvestasi di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Fasilitas yang disiapkan meliputi kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, hingga perpajakan.

Kehadiran PFII diharapkan dapat menghimpun dana kelolaan yang menjadi sumber pembiayaan bagi berbagai proyek strategis nasional, termasuk proyek-proyek yang dikelola Danantara.

Selain itu, Phintraco Sekuritas juga menyoroti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan mulai menjalankan mandat baru untuk mengawasi bursa mineral dan komoditas strategis mulai 1 Januari 2027.

Kewenangan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang memperluas cakupan pengawasan OJK.

Melalui regulasi tersebut, OJK juga memperoleh sejumlah kewenangan baru, antara lain mengawasi pengelolaan dana publik seperti Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), serta mengatur penyisihan kekayaan aset kripto. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menegangkan! Kronologi Penangkapan Bandar Narkoba di Katingan Berujung 1 Polisi Gugur 2 Hilang
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi dan Komnas HAM Diminta Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
• 1 menit laluokezone.com
thumb
Rooney Puji Kane Sebagai Pahlawan Inggris, tapi Soroti Lubang Besar yang Ancam The Three Lions
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPU Toraja Utara Gelar Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II 2026
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik Jokowi, dr Tifa Tak Akan Restorative Justice
• 19 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.