JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang penadah sepeda motor curian dari komplotan maling di Jakarta ditangkap di Pandeglang, Banten, pada Rabu (1/7/2026).
Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengatakan, keberadaan penadah berinisial J itu diketahui dari dua maling yang sebelumnya sudah ditangkap.
“Jadi tim dapat melakukan penangkapan berdasarkan petunjuk dari pelaku yang awal tadi ditangkap, saudara F dan MS,” kata Joko kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Baca juga: Ditangkap karena Miliki Senpi Rakitan, 2 Pria di Jakbar Ternyata Pelaku Curanmor
Joko menjelaskan, F dan MS menerima uang dari J setiap kali mengirimkan sepeda motor curian mereka ke bengkel tempat J menyimpan sepeda motor curian itu.
“Kemudian kami gali informasinya mengarah berdasarkan petunjuk itu kita mengarah ke orang yang bernama inisial J ini,” ujar Joko.
Sepeda motor yang diterima J kemudian dijual kembali oleh dia.
Saat ini polisi masih mendalami keterangan dari J.
Baca juga: Tiket Parkir Tertinggal di Dashboard Jadi Celah Pelaku Curanmor Beraksi di Tangerang
Dari bengkel tersebut, polisi menyita 10 sepeda motor curian.
Selanjutnya warga dapat melapor jika merasa kehilangan sepeda motor untuk dikembalikan lagi.
Menurut Joko, penyidik masih menelusuri sepeda motor curian lainnya yang disimpan oleh J.
Penyidik juga mendalami adanya pencuri lain yang terlibat dalam komplotan pencurian ini.
Sebelumnya, maling berinisial F (38) dan MS (30) ditangkap di kawasan Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (27/6/2026).
Baca juga: Modus Baru Curanmor di Tangerang, Pelaku Tukar Pelat Nomor agar Lolos Area Parkir
Peristiwa bermula saat polisi mendapat laporan terkait kepemilikan senjata api di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua senjata api jenis rakitan, 10 butir peluru, kunci letter T Dan mata kunci.
“Tim operasional menduga bahwa pelaku yang menguasai senpi itu diduga sebagai pelaku curanmor,” kata Kasi Humas Polres Jaksel, AKP Joko Adi Wibowo ditemui wartawan, Rabu (1/7/2026).
Setelah diperiksa, barulah keduanya mengakui bahwa mereka benar sering mencuri sepeda motor di Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang